OMG! I am Addicted to Korean Drama. Do You Know Why?

Ilustrasi aktor Hyun Bin dan aktris Son Ye Jin. Ilustrasi milik Bora@grapicdesign
 
Tinggal sendirian, nggak bisa kemana-mana, berita buruk menyapa mata dan telinga sepanjang waktu, dan ya harus merangkak-rangkak dalam menggapai harapan. Dalam suasana krisis global yang penuh kesulitan, menjaga api harapan agar tetap menyala adalah satu-satunya semangat hidup: bahwa hari esok akan lebih baik. Maka, diantara lelah yang setia menyapa di penghujung hari, Drama Korea (Drakor) adalah teman terbaik menikmati waktu. Bukan karena ketiadaan keluarga atau teman sebagai teman berbagi cerita. Namun, aku harus tahu diri dan memberi ruang kepada siapapun yang ada lingkaran hidupku untuk menikmati waktu mereka sendiri. Makan malam + nonton Drakor is the best combo haha. 

Di Indonesia, ibu-ibu menggemari sinetron "Ikatan Cinta" yang dibintangi aktris Amanda Manopo dan aktor Arya Saloka. Sewaktu aku mengungsi di rumah temanku pada awal September 2020 silam, aku sedikit mengikuti lah sinetron ini. Sinetron ini tayang hampir tiap malam. Tapi itulah buruknya sinetron Indonesia, ceritanya muter-muter nggak jelas sampai episodenya beratus-ratus. Bayangkan, sejak sekira September 2020 sampai minggu keempat Februari 2021, tuh sinetron nggak kelar juga. Wajar sih klo kelompok muda Indonesia lebih suka Drakor karena episodenya pendek, antara 12-20 episode aja dan tayang hanya 2 episode setiap minggunya. Nontonnya anteng pula di situs-situs bebas iklan. Untuk satu judul Drakor, 3-4 bukan kelar dan penonton merasa puas. Dalam seminggu, kita bisa menikmati 3-4 judul Drakor kesukaan. Makanya sineas Korea Selatan sana semakin bersemangat bikin puluhan Drakor baru untuk memuaskan para penonton internasional. 

Tahun 2020 kemarin, aku menikmati sejumlah Drakor yang bagus banget. Awal tahun ini, aku pun menikmati sejumlah Drakor yang makin gila aja secara ide cerita, sinematografi, totalitas aktor/aktris dalam memerankan karakter mereka dan sebagainya. Pembuatan Drakor juga semakin banyak menggunakan teknologi Computer Generated Imagery (CGI) untuk menciptakan efek luar biasa, sehingga segala pernak-pernik pendukung cerita makin mengagumkan. Sehingga penonton benar-benar merasa dipuaskan dengan menikmati segala sesuatu yang dihadirkan dalam setiap Drakor, nggak nanggung seperti dalam sinetron Indonesia yang ceritanya aja berputar-putar macam komidi putar. 

Bukan maksud tidak menghargai karya sineas tanah air. Tapi kita harus realistis, bahwa di era digital dan modern begini, penonton menyukai tontonan berkualitas, jelas dan masuk akal: selain menghibur dengan cara gila-gilaan. Industri hiburan Korea Selatan memiliki misi untuk melakukan ekspor budaya Korea ke seluruh dunia. Sinetron Indonesia apakah punya misi serupa untuk ekspor budaya tanah air ke seluruh dunia? Kukira, sinetron Indonesia jauhhhhhhhhh tertinggal. Sementara negara tetangga seperti Thailand sedang berusaha menyusul keberhasilan Korsel, dan bisa jadi dalam beberapa tahun kedepan malah menyalip dan negeri Gajah Putih itu akan memimpin industri hiburan di Asia. 

Oke, di awal 2021 ini aku menikmati sejumlah judul Drakor yang memang gila-gilaan sih dibuat begitu menghibur, berkualitas, dan bikin penonton tuh semakin penasaran: 

1| The Penthouse 2
Drama ini adalah sekuel dari "The Penthouse: War in Life" yang tayang tahun 2020 kemarin. Ceritanya tentang sekelompok orang dari kalangan atas Korea Selatan yang menghuni sebuah apartemen termewah 100 lantai di distrik Gangnam. Karya seni yang ditonjolkan dalam drama ini adalah musik klasik dan obsesi sejumlah orang beserta anak-anak mereka untuk menjadi penyanyi klasik terbaik. Cerita semakin rumit karena hampir setiap tokoh dalam cerita ini dimanfaatkan oleh seorang aktor yang tergila-gila dalam mengembangkan bisnisnya. Pokoknya, drama ini penuh dengan intrik, uang, tipu muslihat, pamer kekayaan, abuse of power kalangan elit ke kalangan miskin. Intrik di dunia orang elit ditampilkan sebagai sesuatu yang menakutkan, menyedihkan sekaligus bahan tertawaan. Alur cerita nggak bisa ditebak dan inilah yang membuat drama ini disayangi oleh para penontonnya. Oh ya, biaya syuting untuk satu episode drama ini juga bernilai miliaran Rupiah, karena memang banyak sekali barang-barang mahal yang digunakan, termasuk yang dirusak demi kepentingan syuting. Jika nggak suka intrik busuk dalam drama ini, kita bisa belajar hal lain kok, seperti: desain interior, fashion, gaya rambut, teknik merangkai bunga, perhiasan hingga table manner

2| Sisyphus the Myth
Seorang insinyur super cerdas berhasil membangun sebuah perusahaan kelas dunia bernama Quantum & Time, dan ia menjadi konglomerat. Rumahnya saja penuh dengan alat-alat canggih. Pokoknya, dia lelaki sempurna idaman para gadis di seantero Korea Selatan. Tapi kemudian banyak hal aneh terjadi padanya setelah kematian kakaknya dan ia dikejar-kejar sekelompok orang jahat, sehingga sesosok perempuan dari masa depan dikirim untuk menolongnya. Masalah semakin rumit karena mereka harus berhadapan dengan the Central Bureau yang selalu mengejar orang-orang dari masa depan yang memiliki kekuatan canggih dan jahat. Drakor ini keren karena fokusnya pada pengembangan ilmu pengetahuan, seperti fisika dan matematika. Tokoh utama perempuan digambarkan kuat dan bisa menyelesaikan banyak masalah sendirian. 

3| Marriage Lyric for Divorce Music
Drakor ini bercerita tentang 3 keluarga. Para istri bekerja di sebuah stasiun radio, sementara para suami berselingkuh dengan kebanggaan yang menjijikan. Misalnya ada pak dosen yang menganggap bahwa selingkuh itu bukan kesalahan, sebab ia nggak bisa menerima bahwa ia harus mencintai satu perempuan seumur hidupnya. Padahal istrinya ini anak konglomerat yang keluar dari rumah, meninggalkan segala kemewahan demi menemani pak dosen miskin mengembangkan karirnya. Ada juga pak dokter yang selingkuh sangat rapi dengan seorang perempuan muda yang ditemuinya di pesawat. Juga seorang pengacara muda 'mama boy' yang selingkuh dengan perempuan dan hendak menceraikan istrinya, tanpa merasa bersalah sama sekali. Pokoknya, ini cerita bikin geregetan deh. 


4| Vincenzo
Berkisah tentang seorang lelaki muda berdarah Korea yang diadopsi orang Italia dan menjadi pengacara bagi keluarga mafia Italia. Ia tipe lelaki bertangan dingin yang bisa menyelesaikan kasus dengan cara luar biasa. Namun demikian, ia juga dibenci musuh-musuhnya. Hingga ketika perang antar keluarga mafia semakin memanas, ia memilih terbang ke Korea Selatan dan jatuh cinta dengan seorang perempuan, seorang pengacara yang akan melakukan apa saja untuk memenangkan kasusnya. Dia adalah perempuan yang sangat cerdas, bersemangat dan sangat menyukai uang.  

Vincenzo berencana tinggal di Korea hanya 1 bulan, dan setelah itu akan melanjutkan hidupnya di Malta. Di Korea, ia akan mengamankan 15 ton emas yang tersimpan di ruangan khusus bawah tanah di sebuah gedung tua. Emas itu milik seorang pengusaha China rekanan mendiang ayah angkatnya, yang meninggal karena serangan jantung. Tapi eh, pas di baru aja tiba di Korsel ternyata ada sebuah perusahaan sedang melakukan ekspansi dan mau meruntuhkan gedung itu. Selain masalah itu, Vincenzo juga dikejar-kejar pihak intelijen yang curiga bahwa lelaki ini bakal bangun geng mafia Italia di Korea. Pokoknya ini drama tentang dunia hukum, kriminal, mafia, pengacara dan sedikit cinta. Akankah Vincenzo berhasil mengamankan emas itu, menjadi orang baik dan menjadi pengacara yang membela keadilan? 

5 | The Rebel Princess
Ini sih drama China dengan aktris utama Zhang Ziyi. Cerita tentang intrik pada bangsawan di kerajaan Cheng yang masyhur. Drama ini enak dinikmati karena menghadirkan cerita berkualitas dengan efek CGI yang mengagumkan dalam menampilkan istana-istana megah, suasana peperangan dalam skala besar, landscape wilayah padang rumput dan pegunungan yang tampak nyata, wardrobe yang cakep-cakep, percakapan-percakapan bermutu ala kebijakan negeri Tiongkok kuno, serta peran aktor dan aktris yang luar biasa mumpuni. Tokoh sentral dari drama ini, yaitu Wang Xuan (diperankan Zhang Ziyi) merupakan sosok perempuan dengan kecantikan unik dan langka, cerdas, anggun, bijaksana, dan memiliki kemampuan menggunakan teknik the feminine touch dalam memenangkan setiap intrik, konflik dan peperangan yang selalu saja hampir merenggut nyawanya. Dalam dunia lelaki, sosoknya ibarat dewi yang diperebutkan dan dikagumi karena karakternya. 


Dari sekian banyak judul Drakor, aku cuma sanggup menonton 5 judul saja setiap minggunya. Semuanya kupilih karena bagus dan berkualitas. Kehadiran tontonan semacam ini membuatku terhibur, sembari terus menerus menyalakan api harapan bahwa hari esok akan lebih baik. Dalam suasana Adaptasi Baru dan sembari menunggu jatah vaksin, bersabar adalah satu-satunya pilihan. Daripada bermuram durja dalam suasana tidak menentu seperti sekarang, mari jalani saja hidup dengan sederhana bersama Drama Korea. Siapa tahu segala kebaikan didalamnya berguna. 

Oh ya, Drakor juga sebenarnya merupakan sarana yang dipilih para penulis naskah dalam menyampaikan pesan tentang betapa kuat, hebat, dan kerennya perempuan Korea. Meskipun dalam sejumlah cerita ditampilkan sosok perempuan lemah, namun kisah sesungguhnya adalah tentang para perempuan kuat, penuh karya, berbakat, punya passion yang kuat dalam bidangnya masing-masing. Dalam Drakor, tokoh perempuan sering tampil sebagai koki yang hebat, pengacara badass, dokter yang sukses, ibu rumah tangga yang sangat berdedikasi pada keluarga, pengusaha dengan posisi sebagai pimpinan dalam perusahaan, penulis dengan buku-buku bestseller, desainer yang diakui dunia internasional, pembawa acara radio yang inspiratif, tentara yang kuat, penyanyi dengan karir cemerlang, dan sebagainya. Setiap cerita selalu berusaha menampilkan sosok tokoh perempuan yang memperjuangkan hidupnya dengan penuh dedikasi, bukan perempuan lemah termehek-mehek yang selalu membutuhkan pertolongan orang lain demi menyelamatkan hidupnya. Inspiratif, bukan? 

Bumi Manusia, Februari 2021



2 comments:

  1. Meski saya bukan (atau belum jadi?) penikmat drakor, tapi saya enjoy baca tulisan ini. So far masih prefer lihat film lepas yg sekali rampung drpd serial (apalagi sinetron yg entah kapan kiamatnya haha).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Drakor itu pilihannya banyak banget. Jadi harus pandai-pandai memilih mana yang akan ditonton, karena akan berkaitan dengan berapa banyak waktu yang kita butuhkan buat menontonnya. Klo kebanyakan nonton drakor juga bisa rusak mata. Makanya saya hanya menonton drakor dengan episode pendek, bukan drakor tentang remaja, dan drakor dengan kisah unik.

      Biasanya, kalau saya salah memilih drakor, saya akan mundur di dua episode pertama dan pindah menonton drakor lain yang saya kira sesuai dengan keperluan saya nonton drakor. Btw, terima kasih sudah berkenan membaca tulisan ini.

      Delete