Kevin Aprilio dan 4 Sikap Mental yang Dijalankannya Dalam Menyelesaikan Utang Rp. 17 Miliar

Kevin Aprilio. Sumber: Instagram @kevinaprilio


"Berhati-hatilah kamu dalam berutang. 
Sesungguhnya utang itu mendatangkan kerisauan 
di malam hari dan kehinaan di siang hari." 
(HR. Baihaqi)

Aku sedang istirahat dari pekerjaan dan memilih berselancar di Instagram saat menemukan postingan tentang Kevin Aprilio yang sangat menggemparkan jagat maya. Postingan tersebut bahkan mendapat atensi hampir 2 juta Instagramer dan mulai menjadi pembicaraan hangat di berbagai media, hingga pemuda berusia 29 tersebut membuat sebuah video yang diunggah ke akun Youtube miliknya.


Intinya, empat tahun silam (tahun 2015 dong ya) puteri musisi Adhie MS ini terjerat utang hingga Rp. 17 Miliar gara-gara kena tipu dalam bermain Forex. Uang Rp. 17 Miliar tersebut adalah milik para orang terdekatnya yang dipercayakan padanya sebagai investasi. Sementara uang pribadi Kevin yang melayang adalah Rp. 8 Miliar. Saat itu usianya masih 25 tahun dan kita mengenalnya sebagai musisi muda yang moncer. Gara-gara utang inilah semua kekayaannya ludes tak bersisa kecuali tubuhnya sendiri.
"Semua penghasilan saya dari musik, tabungan, aset baik itu Rumah maupun Ferrari 430 yang saya dulu pernah punya itu semua harus dijual karena saya gagal besar dalam industri forex...Saya sampai memiliki utang sampai 17 M...Saya memang tidak pernah buka ini di publik jadi bagi anda yang melihat postingan ini, artinya anda yang pertama tau soal ini....Pada saat itu saya ingin sekali bunuh diri,"
Wah, kebayang stressnya berhutang sebanyak itu karena salah perhitungan dalam bisnis atau memang awalnya nggak ngeh kalau bakal ditipu. Wajar kalau sekiranya Kevin merasa benar-benar hancur dan sempat terbersit ingin bunuh diri. Meskipun orangtuanya kaya raya, nggak mungkin juga semudah itu melunasi uutang Rp 17 Miliar karena sangat besar bahkan bagi orang kaya sekalipun. 

Dalam postingan tersebut, Kevin mengakui bahwa ada seorang perempuan yang tidak meninggalkannya karena keadannya bangkrut dan super miskin. Perempuan bernama Vicy Melanie tersebut justru memberi Kevin semangat bahwa ia akan menemani Kevin selama 3 tahun dalam upayanya menyelesaikan masalahnya. Jika ia tidak berhasil membantu Kevin melewati keadaan krisisnya, maka Kevin boleh meninggalkannya. Kevin akhirnya mengucapkan terima kasih bahwa bersama Vicy disampingnya, ia bisa melewati masa-masa sulitnya dan ia yakin bahwa perempuan itu yang layak menjadi istrinya. Kabarnya, tahun 2019 ini mereka bakal menikah setelah 4 tahun berpacaran dalam suasana senang dan sulit. 

Oke, itu cerita singkatnya dan kini hidup Kevin sudah kembali. Utangnya yang Rp. 17 Miliar itu sudah lunas dalam waktu 3 tahun dan ia sudah kembali memiliki aset yang bagi sebagian besar orang Indonesia tentulah sangat mewah, seperti Ferrari seharga ratusan juta. Yang menarik adalah, bagaimana secara teknis Kevin melunasi utangnya dan bersikap menghadapi para penagih hanya dalam waktu 3 tahun? 

Pada 20 Juni lalu, Kevin mengunggah sebuah video di akun Youtube miliknya dan menerangkan 4 sikap mental yang dilakukannya dalam proses melunasi utangnya dalam waktu 3 tahun saja. Karena menurutnya, dalam menghadapi masalah seberat itu, kita tidak boleh bersikap sembrono apalagi lari dari tanggung jawab. Karenanya, dia menjelaskan empat langkah penting dan krusial sebagai sikap mental dalam melunasi utang, yang menurutnya lumayan berat dilakukannya. Dan dia berhasil melakukannya. 

Berikut 4 sikap mental ala Kevil Aprilio dalam melunasi utang Rp. 17 Miliar: 

1|  Cooling Down alias Bersikap Tenang 
Menurut pemuda yang merupakan owner dari Ferrari Club Indonesia tersebut, sikap mental yang pertama kali harus dilakukan adalah menenangkan diri. Ada banyak hal yang dapat dilakukan dalam upaya menenangkan diri seperti istirahat yang cukup, bersih-bersih diri dan tempat tinggal, mendengarkan musik, silaturahmi ke rumah orangtua, meditasi atau melakukan hal lain yang memberi kesenangan secara fisik. Tujuannya ya jelas agar fisik nggak kelah dan stress. 

Nah, setelah urusan jasmani ini selesai, dilanjutkan dengan membenahi urusan rohani. Bisa beribadah dengan ikhlas, disiplin dan benar-benar meminta kepada Tuhan agar diberikan petunjuk dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Selain meminta untuk diri sendiri agar diberi petunjuk dan ketenangan, juga berdoa agar pihak-pihak yang terlibat diberikan ketenangan yang sama agar semua pihak diberikan ketenangan dalam proses menyelesaikan masalah, alias si utang Rp. 17 Miliar itu. 
"Jadi setelah Anda sudah tenang secara fisik, rohaninya juga harus tenang. Kalau seperti saya, saya salat, berdoa minta petunjuk, minta diampuni kesalahan saya, minta tolong diberi jalan yang terang, diberi ketenangan. Tolong yang menagih saya ini diberi ilham untuk tidak menekan," 
Dalam pengakuannya, Kevin berurusan dengan belasan orang yang merupakan orang-orang terdekat dalam hidupnya. Mulai dari sahabat-sahabat dekatnya, keluarganya hingga seorang pejabat negara yang penting. Melihat besarnya utang, belasan orang tersebut sebenarnya bisa ambil jalan pintas dengan memperkarakan Kevin ke pihak berwenang. Tapi jelas hal tersebut akan merusak nama baiknya dan nama baik keluarga besarnya yang telah dijaga dengan mati-matian selama bertahun-tahun. 

2| Hadapi masalah: Menemui si pemberi utang dan melakukan negosiasi
Langkah kedua ini merupakan hal krusial yang seringkali dtinggalkan sebagian besar orang yang memiliki utang. Dalam videonya, Kevin mewanti-wanti agar kita tidak melewati fase ini karena sangat penting untuk menentukan keberhasilan di 2 fase selanjutnya. 

Menurut Kevin, sikap terbaik yang harus dilakukan setelah mengambil masa cooling down adalah mengontak para pemberi utang, membicarakan janji temu dan kita harus benar-benar menemui mereka sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan bersama. Langkah ini wajib dilakukan sebagai bentuk itikad baik dan tanggung jawab bahwa kita berniat baik akan melunasi hutang dan tidak akan melarikan diri apalagi kabur ke luar negeri. 
"Saya ngomong ini juga berat. Tapi Anda harus samperin mereka duluan, telepon bikin janji ketemu. Setelah janji, Anda harus samperin di mana pun dia berada, Anda harus punya mental, semarah apa pun mereka, sengancem apa pun mereka ke Anda...Seenggaknya ada satu poin plus oleh lawan main anda, anda menunjukan sikap bahwa anda ingin bertanggung jawab dan anda akan datang untuk bertanggung jawab."
Bertanggung jawab pada utang ternyata bukan hanya dilihat dari fase lunasnya utang tersebut, melainkan bagaimana mengambil sikap saat berhadapan dengan pemberi utang, bahkan ketika dalam keadaan diancam ini-itu. Dalam kasusnya, Kevin menghubungi (menelepon) setiap orang dan membuat janji temu. Ia menyarankan agar jangan sampai para pemberi utang yang menguber kita macam Debt Collector, melainkan kita duluan yang mengontak dan menemui mereka. Dalam fase inilah, orang akan melihat bahwa kita berniat baik menyelesaikan utang dengan tanggung jawab dan tidak melarikan diri. 

3| Paparkan visi dan misi dalam membayar utang 
Dalam pertemuan dengan pemberi utang, tentu saja bukan pertemuan untuk minum kopi dan menikmati sepotong kue. Melainkan secara serius memaparkan visi, misi dan langkah-langkah strategis yang akan dilakukan untuk melunasi utang. Bahkan, Kevin menyarankan kita untuk membuatnya dalam bentuk Power Point dan melakukan presentasi layaknya seorang pengusaha muda yang sedang mencari suntikan dana dari investor.

Dalam fase ini, kita juga harus menyediakan sejumlah rencana. Misalnya kita punya Plan A, tapi juga punya Plan B dan C jika ternyata dalam perjalanannya Plan A tidak berhasil. Pokoknya, harus ada solusi untuk setiap masalah yang dihadapi. Namun, Kevin juga memberi tips sebelum melakukan presentasi, yaitu dengan memberikan kata pengantar yang sopan dan meyakinkan, seperti yang dia lakukan. 
"Izinkan saya melunasi utang saya kepada Anda lewat rencana yang saya paparkan ini. Anda bisa saja memenjarakan saya, tapi dengan itu utang saya kepada Anda akan semakin sulit terbayar."
Kata-kata pembuka tersebut sebenarnya menunjukkan bahwa kita berniat baik, bahwa presentasi yang dilakukan memang benar-benar sebuah rencana yang akan dilakukan agar utang bisa segera dilunasi. Sebab, jika pemberi utang memilih jalan pintas, sama saja menutup semua peluang Kevin untuk berusaha melunasi utangnya. 

4| Kerja keras bagai kuda
Tiga langkah pertama telah dilakukan dan para pemberi utang menunggu pelunasan sesuai rencana yang telah dipaparkan. Dalam pengakuannya, Kevin bekerja sangat keras seakan-akan akan menghadapi kematian esok hari. Layaknya kita bekerja dengan pistol ditodongkan di kepala dan tiada lagi hari esok. 
"Anda harus kerja seolah Anda mati besok, Anda harus kerja seolah Anda ditodong pistol setiap detik. Anda harus kerja seolah Anda sudah enggak punya apa-apa. Anda harus kerja seolah Anda cuma sendirian di dunia ini."
Keempat langkah ini telah dilakukan Kevin dan utangnya Rp. 17 Miliar lunas dalam waktu 3 tahun. Tentu semua orang yang mengetahui kisah ini berdecak kagum akan sikap mental, tanggung jawab dan kerja keras Kevin. Bagaimana enggak, saat itu dia masih berusia 25 tahun dan bisa saja memaksa kedua orangtuanya untuk menjual seluruh harta yang mereka miliki dalam rangka melunasi utang tersebut. Secara logika kan, masa iya sih musisi semoncer Adhie MS nggak punya uang buat bantu anaknya melunasi utang. Terlebih mereka punya kepentingan menjaga nama baik sebagai musisi papan atas. 

Oke, fase keempat ini tentu yang paling bikin penasaran. Bagaimana caranya mendapatkan uang Rp. 17 Miliar dalam waktu 3 tahun setelah semua aset dijual? Menurut pengakuan Kevin, pemuda itu mengerjakan apa saja dengan berdarah-darah. Karena harus bekerja serabutan, ia meninggalkan dunia musik dan hanya mengumpulkan royalti dari musik karyanya. Ia bahkan sempat menjadi sales marketing perumahan, makelar dan mediator. Semacam palugada gitu, apa yang orang minta ia berusaha sediakan yang penting menghasilkan uang. 
Kevin Aprilio dan Vicy Melanie. Sumber: kompas

Selain itu, Kevin juga ternyata banyak dibantu kekasihnya. Vicy Melanie dalam menjalani kerja-kerja serabutan tersebut. Vicy memberikan banyak saran bagi Kevin dalam mengambil langkah-langkah strategis dalam bisnisnya, semacam jadi penasehat finansial gitu. Kerjasama saling mendukung dan menguatkan antar sepasang kekasih ternyata membuahkan hasil. 

Siapakah diantara mereka berdua yang sebenarnya beruntung mendapatkan cinta dan kepercayaan satu sama lain? Bagi sebagian orang mungkin Vicy beruntung mendapatkan Kevin yang pekerja keras, tampan dan anak musisi terkenal. Tapi bagi sebagian lain menganggap Kevin beruntung karena mendapatkan Vicy yang tidak meninggalkannya walau dalam keadaan terpuruk. Justru diakui Kevin bahwa Vicy adalah sosok yang menemaninya melewati masa-masa sulit. 

Menurutku, keduanya sama beruntung mendapatkan cinta dan kepercayaan satu sama lain. Vicy yang cantik dan seksi bisa pacaran dengan siapa saja, tapi dia memilih Kevin karena nalurinya tahu bahwa Kevin ini pekerja keras dan terpuruk sebentar mah bisa bangkit lagi. Vicy pasti sudah berhitung bahwa dengan bersama Kevin ia akan semakin terpacu untuk bekerja keras dan menikmati kesuksesan bersama. 

Kini, Kevin sudah terbebas dari lilitan utang, dia juga sudah menemukan jalan terang untuk fokus kepada bisnis tertentu agar tidak serabutan. Karena ternyata bisnis serabutan, termasuk kepincut keuntungan bermain Forex tanpa mempertimbangkan keburukannya bisa menjerat kita ke dalam bahaya.  

MENGENAL TRADING FOREX
Trading forex alias Foreign Exchange alias pertukaran valuta asing merupakan bisnis yang menjual dan membeli valuta asing, misalnya membeli Euro (mata uang 19 negara anggota Uni Eropa) dan secara bersamaan menjual US Dollar (mata uang Amerika Serikat) bisa disingkat EUR/USD. Jual beli ini dilakukan di pasar forex, sebuah pasar tak kasat mata yang bermain di data. Pelakunnya alias penjual dan pembeli bisa bank, perusahaan multinasional, hingga individu tertentu yang memiliki aset besar. 

Kini, setiap orang bisa ikutan trading forex bermodal 10 USD atau sekitar Rp. 150.000. 

Pasar forex dan perdagangan didalamnya berlangsung selama 24 jam dan tidak pernah berhenti walau hari sedang libur nasional atau perayaan hari besar keagamaan. Keuntungan yang diperoleh berasal dari selisih antara harga jual dan harga beli, yaitu saat transaksi harga beli rendah dan harga jual tinggi. Ya mirip dengan fluktuasi harga cabai atau daging di pasaran lah. Trus, meski ini pasar dan ada transaksi jual beli, tapi nggak ada barang yang dipindah tangankan, sebab pasar forex berlangsung di sebuah flatform di dunia maya. Dan, ada juga broker yang bisa membantu seorang trader untuk mendapatkan keuntungan tinggi dari trading forex ini. Yes, forex is business

Ternyata, trading forex ini berawal dari Perjanjian Smithsonian pada tahun 1971. Perjanjian ini ditandatangani oleh 10 negara yang merupakan anggota G-10 atau Group of Ten, yaitu negara-negara yang berpartisipasi dalam General Arrangement to Borrow, sebuah perjanjian yang memberikan dana moneter internasional, salah satunya memasok dana ke International Monetary Fund (IMF) sebagai dana tambahan bagi IMF untuk meningkatkan kemampuan dalam meminjamkan dananya. Perjanjian Smithsonian ini memiliki andil yang sangat penting dalam moneter internasional seperti: penurunan nilai mata uang USS sebesar 8%; peningkatan kerjasama perdagangan dari plus/minus 1% menjadi plus/minus 2%; dan perubahan acuan nilai USD terhadap nilai emas dari $35 per ounce menjadi $38 per ounce. Dalam perjalanan penjangnya sejak 1971, trading forex menjadi begitu booming terutama setelah hadirnya internet, hingga siapapun bisa ikut trading
Sejarah singkat trading forex

Trading forex sudah berusia tua ya. Trading forex ini bisnis global dengan banyak pemain besar didalamnya, mulai dari bank, lembaga pemerintah hingga individu dengan aset melimpah. Bank dan lembaga pemerintah ikutan trading forex untuk mengontrol ketersediaan mata uang dalam perekonomian negara. Mata uang yang menduduki posisi paling tinggi dalam trading forex ini adalah Euro, US Dollar dan Yen Jepang dan London menjadi wilayah dengan terbesar sekaligus tersibuk di bisnis forex. 

Sayangnya, meski menjanjikan keuntungan yang besar jika dibandingkan dengan deposito, saham dan reksadana,  trading forex juga resikonya tinggi banget. Bahkan, sebuah penelitian menyebutkan bahwa hanya 1 dari 10 orang trader yang mengalami keuntungan besar dan 9 lainnya loss alias bangkrut alias 90% mereka yang terjun di bisnis forex berakhir dengan loss dan mengalami kerugian hingga miliaran rupiah seperti yang dialami Kevin Aprilio tahun 2015 silam. 

Setiap orang yang terjun untuk trading forex memiliki alasan yang berbeda. Namun bisa dipastikan mereka yang gagal dan merugi merupakan trader yang ikutan trading supaya cepat kaya dalam waktu singkat alias bimsalabim. Padahal, namanya investasi pasti mengalami dinamika. Bahkan di sejumlah negera tertentu, sedikit saja goncangan politik bisa berpengaruh besar terhadap mata uang mereka, yang dipastikan memberi pengaruh juga pada aktivitas trading forex. 
Misconception abut trading forex

Trading forex adalah investasi dan bisnis, bukan judi. Sehingga untung atau rugi memang ditentukan oleh kecakapan trader dalam investasinya, dan yeah hanya mereka yang telah berkecimpung di dunia investasi lah yang paham. Sehingga yang paling dibutuhkan dalam trading forex adalah strategi menghindari kerugian dan meraup keuntungan. Sama sekali nggak berkaitan dengan keberuntungan. 

Sebagai penutup tulisan ini, aku ingin mengatakan bahwa siapapun boleh kok terjun ke trading forex asalkan mau belajar soal investasi, strategi investasi dan sebagainya. Jangan berharap kaya mendadak gara-gara ikutan trading forex, sebab di dunia ini nggak ada yang namanya makan siang gratis alias mendapatkan keuntungan besar tanpa usaha keras. Dunia forex juga complicated sehingga siapapun yang terjun ke dalamnya ya harus bersiap dengan segala resikonya: untung atau rugi. 

Depok, 25 Juni 2019

Bahan bacaan: 
https://www.seputarforex.com/belajar/forex/pengertian-dasar-forex/ 
https://www.seputarforex.com/belajar/forex/resiko/ 
https://todaytrader.com/trading/forex-brokers/
http://www.newtraderu.com/2017/09/05/misconceptions-forex-trading/
https://www.datadriveninvestor.com/2019/04/14/technical-forex-setups/
https://id.wikipedia.org/wiki/Group_of_Ten
https://forexstarmoon.com/artikel/forex/mengenal-kejadian-dan-peristiwa-penting-tekait-forex-di-masa-lalu/13995/


2 comments

  1. Saya pernah ngalamin masalah walaupun nggak sengeri mas Kev. Dan memang benar, berserah dan meminta kepada Yang Maha Kuasa benar-benar membantu.

    Dan memang, taking action is the most important thing.

    Sayangnya, setelah saya lepas dari jerat masalah ini, saya bak amnesia atas pertolongan-Nya.

    Terima kasih sudah membantu mengingatkan saya lewat tulisan apik ini mbak. 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Prima, dan secara pribadi aku juga merasa diingatkan melalui cerita Kevin ini. Sejak membaca kisahnya dan menulis artikel ini, aku bahkan telah merencanakan menjalankan 4 sikap mental tersebut, berkaitan dengan sejumlah hal dalam hidupku yang kupikir agak bermasalah, walaupun bukan utang.

      Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel sederhana ini.

      Delete

follow me on instagram

My Books

# # #