Menikmati Sore Puitis Kota Bandung

Taman Balai Kota Bandung. Foto oleh: Efi Fitriyah

Bulan April silam aku menghabiskan waktu satu minggu lamanya di Bandung, sekadar escape dari kesedihan yang rasanya tidak mampu aku hindari. Sedih, perih, terluka, kecewa dan agak sedikit merasa hina. Sesak di dada. Menangis terus menerus. Rasanya benci sekali air mata ini tidak pernah kering. Meski akhirnya aku mengerti melarikan diri ke Kota Kembang bukanlah jawaban. Sebab Bandung yang nyaris setiap waktu diguyur hujan malah mengurungku, membuatku tidak bisa kemana-mana. 

Pada suatu sore, akhirnya aku bertemu dengan salah seorang Blogger kota Bandung yang merupakan salah satu pengurus komunitas Emak Blogger. Kami janji bertemu makan Bakso Cuanki Serayu, yang katanya merupakan bakso fenomenal di kota Bandung. Setelah puas menikmati bakso, kami jalan-jalan menikmati sore di Taman Sejarah Kota Bandung. 
Bersama mantan Walikota Bandung, Ridwal Kamil. Foto oleh: Efi Fitriyah

Lokasi Taman Sejarah Kota Bandung berdampingan dengan kompleks Balaikota Bandung. Sangat menyenangkan menikmati sore di sana. Terlebih kami bisa bermain-main dengan beberapa ekor kucing yang nampaknya sering diberi makan oleh pengunjung sehingga mereka tampak sehat dan jinak. Aku dan Mbak Efi bermain-main dengan kucing tersebut. Katanya nih, kalau kita sering bercengkerama dengan hewan seperti kucing, akan membantu melembutkan hati kita dan menghilangkan kesedihan. Secara seisi dunia tahu bahwa kucing merupakan hewan yang lucu dan menggemaskan. 
Mencoba menggoda seekor kucing yang kekenyangan. Foto oleh: Efi Fitriyah

Hari itu mendung dan kami kesorean untuk menikmati keseruan menikmati keindahan taman Balaikota. Dan yeahhh, kami salah kostum untuk jenis hari yang muram dengan ketiadaan matahari menjelang senja. Meski demikian, kami lumayan menikmati waktu, terlebih Mbak Efi bercerita banyak hal tentang kota Bandung dan kemajuan-kemajuan yang dialami setelah dipimpin oleh Walikota Ridwal Kamil yang merupakan seorang arsitek terkenal. 
Senangnya bahan pohon di Kota Bandung, bikin adem. Foto oleh: Efi Fitriyah

Oh ya, salah satu hal yang menyenangkan dan memberikan kenyamanan tersendiri di Kota Bandung adalah masih banyaknya pepohonan berusia puluhan tahun seperti dalam foto di atas. Hm, mungkin usianya sudah ratusan tahun juga sih kalau sudah setinggi ini dan dipenuhi benalu yang hampir memakan pohon induk. Btw, sewaktu aku berfoto di bawah pohon ini tubuhku sempat tidak tertangkap kamera lho, masa si pohon ada eh akunya nggak ada. Akhirnya take ulang setelah aku memegang salah satu bagian pohon dan bilang izin buat berfoto ya. Aku maklum lah, kalau pohon seperti begini mah banyak makhluk halus yang tinggal disana. Jadi, sebagai manusia yang merupakan bagian alam semesta aku harus tahu diri bahwa aku dan mereka sama-sama ciptaan Tuhan. 
Hai. Foto oleh: Efi Fitriyah

Jika saja kami punya banyak waktu, sejumlah hal masih bisa kami nikmati dan eksplorasi. Terlebih kami berdua sama-sama blogger yang suka mengumpulkan banyak informasi dari tempat yang kami kunjungi demi konten tulisan dong hehehe. Memang tidak semua sudutnya sempat kami eksplorasi karena hari memasuki waktu Maghrib dan matahari sudah menghilang. Suasana semakin gelap dan apa pula gunanya bergelap-gelapan di sebuah taman dengan banyak pepohonan besar serta patung-patung yang bikin bulu kuduk merinding. Aku dan Mbak Efi memilih melanjutkan ngobrol-ngobrol kami sembari menuju sebuah pusat perbelanjaan terdekat, sekaligus mencari minuman. 
Di belakangku itu gedung DPRD Kota Bandung. Foto oleh: Efi Fitriyah

Minum air keran begini harus pakai tangan, kalau enggak basahin wajah. Foto oleh: Efi Fitriyah
Ngopi nyambi wefie dong

Pertemuan yang singkat dengan perempuan produktif dan super sibuk ini ditutup dengan menikmati segelas es kopi, sembari berbagi cerita tentang kisah cinta dan hal-hak seputar dunia percintaan kami berdua. Mudah-mudahan di lain waktu ada kesempatan menikmati sore puitis nan manis di Bandung si Kota Kembang. Semoga saat itu tiba, aku udah nggak jomblo lagi hehe. 

Depok, 27 Mei 2019


No comments:

Post a Comment