The Will to Improve

The Will to Improve

Aku perlu waktu dua kali membaca buku ini untuk mengerti dan memahami situasi yang terjadi. Buku ini merupakan hasil penelitian etnografis Tania Murray Li, seorang Guru Besar Antropologi dan Senior Canada Research Chair di Departemen Antropologi, Universitas Toronto, Kanada. Buku ini menyingkap lapis demi lapis masalah pembangunan dan proyek pembangunan dengan objeknya masyarakat yang tinggal didalam dan pengunungan Sulawesi Tengah dan Taman Nasional Lore Lindu. 

Sebagai peneliti, Tania sejak awal mengakui bahwa sebenarnya ia memilih melakukan sebuah keganjilan sebab melakukan penelitian bertema "The Will to Improve" atau "Kehendak Memperbaiki" di sebuah negara yang tengah dililit kemiskinan dan kekerasan dengan berbagai wajah. Buku ini pertama kali diterbitkan tahun 2007 dan edisi bahasa Indonesia terbit tahun 2012. 

Kehendak memperbaiki dalam terminologi pemerintah Indonesia adalah program pembangunan, yang dibicarakan di hampir semua kantor pemerintahan dengan aturan-aturan yang diciptakan sedemikian rupa. Pemerintah yang bekerja sama dengan lembaga donor internasional, LSM, akademisi dan para ahli adalah kelompok berkuasa dalam 'pembangunan'. 

Mereka mengklaim bahwa masyarakat harus dididik agar menjadi pintar, maju dan sukses sesuai seperangkat nilai yang telah ditentukan, yang saat penentuannya dilakukan si masyarakat tak pernah diajak serta. Program-program dibuat dari nol dengan penggabungan berbagai teori dan nilai-nilai dengan tujuan yang sama: kesejahteraan masyarakat. Tapi benarkah semua ini mampu membuat masyarakat sejahtera? 

Depok, 2 Mei 2016


No comments:

Post a Comment