5 Hal Yang Ingin Kulakukan di Tahun 2019

Apapun yang terjadi dalam hidup, tersenyum aja. Foto: Arief Wibowo

Hm, waktu berlari tanpa sudi menoleh. Tak sedetik pun ia berbaik hati memberi kesempatan kepadaku untuk berhenti sejenak untuk menarik napas. Rasanya sesak sekali menyaksikan waktu berhamburan tanpa aku mampu merangkulnya menjadi milikku yang dapat kugunakan sesuka hati. Ia terus berlari, tak bisa kuhentikan. Karenanya, aku harus mengikuti waktu meski tertatih-tatih. Ah waktu, mengapa kau begitu cepat berlalu?

Omong-omong tentang waktu, ini udah musim hujan aja trus penghujung tahun 2018 pula. Ya ampun! Rasanya baru kemarin menyambut tahun 2018 dan ini udah mau habis juga. Padahal beberapa rencanaku di tahun ini banyak yang belum tercapai hiks hiks hiks. Sesak dada ini, perih sepasang mata ini karena menangisi sejumlah kegagalan akibat perbuatan sendiri yang kurang disiplin, dan kurang ambisus!

Hm, meski begitu aku nggak boleh kecewa. Small progress is progress. Sekecil dan selambat apapun perkembangan dalam hidupku tetap saja sebuah kemajuan yang pantas kurayakan untuk menghargai perjalanan hidupku sendiri. Yah, Ika. You have been doing so many good things!

Yeah, let's move on dari beberapa kegagalan di tahun 2018 (maksudnya bukan gagal hidup ya, melainkan gagal mewujudkan beberapa rencana indah dan mengagumkan hehe). Dan, marilah kita melihat ke masa depan, ke tahun 2019 yang hanya akan tiba dalam waktu kurang dari 30 hari lagi! 

Baiklah, agar aku tetap bersemangat dan mampu menyalakan api harapan demi membuat hidupku di tahun 2019 dan seterusnya menjadi lebih baik, dan sesuai tema tantangan menulis hari ini, maka akan kubongkar rahasiaku tentang apa yang ingin kulakukan di tahun 2019. 

1. INGIN MEMPERBAIKI KESEHATAN DIRI
Ya, nikmat kesehatan harus menjadi prioritas di  tahun 2019 karena kalau tidak sehat baik pikiran, jiwa dan raga, mana bisa aku menjalani hidupku dengan baik lagi bemanfaat. Kesehatan adalah investasi yang mahal setelah iman. Karenanya nikmat sehat yang kujalani hingga saat ini harus kujaga dengan baik, meski sudah muncul beberapa keluhan yang kadangkala membuatku kalang kabut karena takut bertambah parah sakitnya.
Berbahagia terus ah biar sehat selalu. Foto: tim Kompasiana

Pada saat remaja, aku pernah memiliki impian hidup sehat sampai usia 113 tahun. Entah bagaimana bisa aku memiliki impian seperti itu karena sepertinya berumur panjang bukanlah sesuatu yang menyenangkan, melainkan akan merepotkan keturunan kita nantinya. Tetapi mudah-mudahan saja aku bisa terus sehat sampai maut tiba.

BACA JUGA YA: Tips Sehat Sepanjang Masa

Menurutku, hal yang paling sulit dalam menjaga kesehatan adalah tidur teratur selama 6-8 jam sehari. Aku ini manusia nocturnal alias aktif di malam hari. Karena pada malam hari yang sunyi, seluruh diriku terutama otak mampu bekerja secara optimal. Makanya aku sering begadang. Dan kebiasaan yang sudha berlangsung lebih dari 10 tahun inilah yang membuat kesehatanku sering turun-naik, meksipun aku mencoba melakukan diet sehat.

2. INGIN MENIKAH (ULALA)
Yah, di usiaku yang sekarang sebenarnya sudah waktunya menikah hehe. Hidupku harus sudah naik level dari segala sesuatu dikerjakan sendiri untuk diri sendiri, menjadi berdua dalam organisasi bernama rumah tangga dengan seseorang yang memang mau membangun hidup bersama dalam visi misi yang strategis bersamaku. Buatku menikah dan hidup berumah tangga bukan hanya bermodal cinta, apalagi rayuan gombal. Melainkan harus dengan tujuan yang jelas. Bahkan tujuan itu harus direncanakan sejak belum bertemu dengan pasangan yang pas, sebagai bentuk disiplin diri. 
Ilustrasi pasangan menikah hehe. Sumber: jameslee

Buatku, menikah itu penting. Bukan hanya bertujuan untuk menyempurnakan ibadah, melainkan memiliki sahabat sejati untuk menjalani sisa hidup dengan penuh makna. Terutama misalnya jika dikaruniai Tuhan keturunan, tentu akan begitu indah memiliki pengalaman sebagai orangtua dan manusia yang mampu mewariskan darahnya kepada manusia lain yang disebut keturunan. Ya, saat ini aku harus banyak berdoa, berusaha dan bersabar agar segera dipertemukan dengan jodoh yang baik dan tepat untukku.

3. INGIN KE LUAR NEGERI
Ke luar negeri artinya uji nyali. Sebab segala hal tentang luar negeri pasti sangat berbeda dengan negeri sendiri. Aku memang pernah tinggal di luar negeri selama kurang lebih 2 bulan lamanya, dan rasanya senang saja menjalani pengalaman hidup yang berbeda. Termasuk memperbaiki sudut pandang tentang kehidupan. 
Kota Moscow, Rusia yang indah saat musim dingin. Kuingin kesana. Sumber: boredpanda

Ke luar negeri tak melulu tentang jalan-jalan. Bisa juga untuk short course, mengikuti sebuah konferensi internasional, hingga mengikuti berbagai kegiatan lain yang menyenangkan. Selama ini sih aku selalu berusaha mendapatkan tiket gratis ke luar negeri dengan mendaftar short course, tapi selalu gagal. Sedih dan lelah sih berjuang terus tapi nggak berhasil juga. Aku percaya bahwa aku bisa. Karenanya aku akan terus berusaha. 

BACA JUGA: Sejumlah Negara Impian Yang Ingin Kukunjungi

Bagiku berpengalaman ke luar negeri itu penting. Bukan hanya biar nggak mati kutu di kampung sendiri. Juga agar dapat mengenal keindahan ragam ciptaan Tuhan di bumi yang mungil ini, untuk bersyukur dan belajar tentang ayat-ayat Tuhan di alam semesta yang indah. 

4. INGIN MENERBITKAN 2 BUKU
Selama ini aku sudah memiliki beberapa buku antologi, hasil menulis bersama beberapa penulis yang kece badai. Hanya saja, untuk bisa menyelesaikan satu buku atas namaku sendiri sulitnya minta ampun. Bukan karena aku tidak memiliki ide, melainkan seringkali aku nggak pede dengan ideku sendiri. Selalu saja aku berpikir panjang apakah bukuku akan disukai orang atau tidak, padahal tuh buku belum juga jadi. Jadinya ya, nggak kelar-kelar nulisnya dan file numpuk aja di laptop sebagai menunggu nasibnya kutentukan dengan bijak.
Masih menunggu kabar buku ini dari penerbit

By the way, saat ini aku sedang nunggu proses penerbitan dua buku antologi hasil kegiatan Wriringthon Puspiptek 2018 yang diselenggarakan atas kerjasama Puspitek dan Bitread Publishing. Dan buku kumpulan karya akhir peserta Danone Blogger Academy 2018. Mudah-mudahan keduanya akan terbit bulan Desember ini ya. Meskipun target utama di tahun 2018 adalah menuntaskan target tahun 2018 yang belum tercapai, yaitu terbitnya 2 buku fiksi karyaku yang menggetarkan publik. Para pembaca yang budiman, tolong diaminkan ya doa ini.

5. INGIN MEMILIKI USAHA
Sebenarnya sudah sejak SMA aku belajar usaha kecil-kecilan dengan teman-temanku, mulai dari jualan majalah hingga kue-kue buatan bibiku. Tapi saat gagal aku menyerah. Entah mengapa aku mudah putus asa ketika usaha yang kubangun ambruk di tengah jalan, padahal aku belum berdarah-darah dalam memperjuangkannya. Pernah juga punya usaha sambal yang lumayan laris, tapi ambruk juga saat aku tak kuasa berdiri melawan tantangan yang sebenarnya bisa kuupayakan selagi aku belum menangis darah.  

Ide usaha sudah terbangun di kepala dan rancangannya sudah mulai kutuangkan dalam bentuk business plan. Deg-degan sih untuk memulainya, karena penasaran bagaimana ya aku bisa mulai melakukannya. Bagaimanapun juga, kali ini aku tidak boleh menyerah karena aku yakin usaha ini akan membuatku tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Dan aku percaya, jika aku berhasil menjalankannya, usaha ini akan menjadi salah satu sumber kebahagiaanku di masa depan. Amin. 

Hm, cerita hari ini cukup sampai disini ya. Terima kasih sudah berkunjung.

Depok, 6 Desember 2018
Persembahan spesial untuk dunia blogging. Klik disini ya

0 comments:

Post a Comment

follow me on instagram