Media Sosial, Dunia Lain Nan Spektakuler yang Membuatku Penasaran

Bermedia sosial bikin hidup jadi unik dan seru. Sumber: digitalmarketer.id

Jika pisau digunakan untuk memotong sayuran atau daging, kita akan mendapatkan menu lezat untuk makan siang. Namun, jika pisau digunakan untuk melakukan kejahatan maka penjara hadiahnnya. Begitu juga media sosial..

Sebagian orang bilang media sosial itu buruk. Anggapan ini mungkin berasal dari dampak-dampak mengerikan yang ditimbulkan akibat menggunakan media sosial dengan salah kaprah. Sebab bagiku media sosial tak lebih sebagai jembatan untuk membantuku dalam banyak hal seperti melihat keindahan dunia melalui posting orang di Instagram, berbagi kabar baik bersama komunitas di Facebook, menikmati trending topic dunia di Twitter, dan sebagainya.

BACA DULU BPN DAY4: Blogger Perempuan Network dan Alasanku Bergabung Menjadi Anggotanya

Manusia adalah makhluk cerdas dan senantiasa diberi pilihan terbuka untuk berbuat apa menggunakan apa dengan tujuan apa. Termasuk ketika kehadiran berbagai flatform media sosial membanjiri kehidupan kita sejak internat mulai digunakan hampir di seluruh dunia. Sebagai bagian dari generasi digital yang disebut juga internet of things, aku sih merasa berterima kasih dengan kehadiran media sosial karena membantuku dalam banyak hal, baik dalam urusan pertemanan, pekerjaan, meningkatkan pengetahuan dan sebagainya, yang tidak dinikmati generasi ayah-ibuku dan kakek-nenekku. Media sosial tidak mengubah hidup kita yang nyata ini kok, melainkan memberi warna lain atas hidup kita menjadi unik dari generasi sebelumnya. 

Bayangkanlah generasi sebelumnya yang mau pergi haji hanya mendapatkan gambaran Mekkah melalui lukisan atau cerita-cerita saja, sementara saat ini kita bisa tahu tempat bernama Mekkah yang akan kita tuju itu seperti apa. Bahkan, melalui media sosial kita bisa mendapatkan informasi tentang pilihan moda transportasi menuju dan dari Mekkan, skincare yang cocok dengan cuaca di wilayah Timur Tengah, bahan pakaian apa yang paling pas digunakan agar kita nggak merasa kepanasan, makanan apa yang sebaiknya dicari disana supaya tidak mengalami culture shock

Begitu pula saat kita hendak menuju sebuah wilayah atau negara, melalui media sosial kita akan mendapatkan beragam informasi mengenai keunggulan, keunikan dan hal-hal terbaik yang seharusnya kita kunjungi, makan, tinggali, temui dan sebagainya di wilayah tersebut. Media sosial memberi keterangan lengkap bukan saja melalui foto dan tulisan, melainkan testimoni orang-orang yang pernah melakukan perjalanan ke wilayah tersebut dalam bentuk video. Luar biasa, bukan?
Aku berusaha berbagi hal-hal baik dan inspiratif saja di akun Instagram milikku. Yang aku share ke publik biasanya foto perjalanan ke suatu tempat dan kegiatan-kegiatan yang kuikuti, serta beberapa quote menarik

Sebagai blogger, aku berusaha memanfaatkan fungsi media sosial untuk sharing tulisan-tulisanku kepada publik. Aku biasanya membagi tulisan-tulisanku di Facebook, melalui timeline milikku dan 4 grup komunitas blogger yang kuikuti. Cara ini lumayan efektif membuat publik menjadi pembaca tulisan-tulisan di blog ini. Maklum lah, kalau bukan social influencer mah lumayan susah jadi ingatan publik hehehe. Metode ini juga membantuku terhubung kepada sesama blogger di seluruh Indonesia, salah satunya anggota Blogger Perempuan Network. Aku dapat dengan mudah menemukan tulisan-tulisan bagus mereka yang sesuai minatku, sehingga hanya dengan klik link tulisan aku sudah mendapat pengetahuan baru, bahkan ide baru untuk tulisanku selanjutnya atau suatu tempat yang harus kukunjungi. 

Terlebih beberapa tahun belakangan ini, di mana dinamika sosial semakin gonjang-ganjing yang salah satunya diisebabkan oleh postingan di Facebook atau Twitter atau Instagram, aku mulai menata diri dan merapikan postingan di media sosial milikku. Aku hanya membagi tulisan-tulisanku, atau pengalaman perjalananku ke sebuah tempat inspiratif atau hal-hal terkait ilmu pengetahuan. Aku ingin menjadi netizen yang baik, yang tidak menjadikan media sosial sebagai sarana untuk menimbulkan benih kekacauan di masyarakat, seperti berita hoax dan ujaran kebencian yang sudah terbukti menghancurkan tatanan sosial berbangsa dan bernegara.
Salah satu channel Youtube yang aku ikuti perkembanannya, karena kontennya sungguh memikat, yaitu berisi video-video perjalanan ke kota-kota kecil di Eropa. Sangat menyenangkan bisa melihat video tentang Eropa dari sudut pandang berbeda.
Kalau ini channel keren dari seorang perempuan China yang konten-kontennya secara khusus menampilkan masakan tradisional China, beserta pemandangan alam pedesaan yang indah dan subuh makmur. Meski bahasa dan teknya menggunakan bahasa Mandarin, aku tetap dapat menikmatinya, karena memasak dan masakan adalah bahasa universal di dunia masak-memasak dan makan-makan enak

Sebagai jembatan ke dunia di luar duniaku yang mungil ini, aku juga mendapatkan kebaikan dari konten-konten inspiratif di media sosial. Misalnya, di Youtube aku dapat menonton cerita perjalanan seorang jurnalis ke kota-kota kecil di Eropa dengan segala keunikannya, sehingga aku jadi bermimpi ingin juga mengunjungi tempat-tempat indah tersebut dalam hidupku.  Atau channel milik seorang perempuan China yang menampilkan Chinese Traditional Cooking, yang integratif mulai dari dari mana bahan-bahan pangan diperoleh, cara memasaknya, cara mengawetkannya dengan teknik fermentasi atau pengasapan, dan sebagainya. Aku sangat senang menyaksikan video-videonya yang membuatku kelaparan.

Ah ya, sampai disini dulu ya tulisanku tentang media sosial yang sudah memberikan banyak sekali kemudahan dalam hidupku. Mudah-mudahan saja, kita selalu mawas diri dan meningkatkan literasi media sosial agar dapat memanfaatkan flatform ini untuk kebaikan umat manusia. Yuk, gunakan medos sosial untuk kebaikan.

Depok, 24 November 2018
Persembahan spesial untuk dunia blogging hehe. Click here!

2 comments

  1. sampai sekarang saya belum berhasil menata medsos saya mbak, tapi niat hati tahun depan mulai sesuatu yang baru di ig saya, juga mau bikin video di youtube untuk menebar kebaikan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Sabda, semoga segera mampu mengelola medsos dengan baik dan kosisten ya. Buat hiburan boleh, buat jadi album kenangan boleh, terlebih buat berbagi kebaikan. Boleh banget dan disarankan. Sukses selalu

      Delete

follow me on instagram