Semua Ikan di Langit


Saat pertama kali membaca karya Ziggy yang berjudul "Di Tanah Lada," pada medio 2016 silam, aku merasa telah menemukan penulis tanah air dengan talenta luar biasa. Ziggy tidak menggunakan gaya penulisan 'pop' ala novel remaja yang sangat melimpah ruah di tanah air. Meski menggunakan bahasa sehari-hari yang sangat akrab ditelinga, namun Ziggy menyuguhkan banyak sekali pertanyaan filosofis kepada pembacanya. Dan novel "Semua Ikan di Langit." yang menjadi satu-satunya pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta tahun 2016 ini benar-benar membuatku berdecak kagum (baca disini). Mungkin, Ziggy adalah the next J.K Rowling dari tanah lada. 

***
Novel ini berkisah tentang sebuah bus Damri tua dan karatan yang tiba-tiba menjalani pengalaman hidup berbeda setelah bertemu dengan "Beliau", sosok anak lelaki ajaib yang menciptakan banyak ketidak mungkinan dalam dunia serba realistis manusia. Sebagai bus yang sehari-hari menjalankan tugasnya berkeliling kota, mengantar para penumpang dengan Pak Sopir dan Pak Kondektur, tiba-tiba dia memiliki trayek baru yaitu melakukan perjalanan ke luar angkasa. Sebagai bus tua yang gendut, dia merasa yang tidak terlalu menarik bagi manusia yang lebih banyak berdecak kagum pada kendaraan pribadi yang kecil dan mengkilat, namun memikat "Beliau" adalah sebuah keajaiban. Perjalanan demi perjalanan ke berbagai tempat, bahkan ke Jerman pada tahun 1944 dan ke sebuah padang pasir, membuatnya mencintai dan menyayangi "Beliau."

Bagaimana sebuah bus bisa terbang dan berjalan-jalan di luar angkasa? ikan julung-julunglah pelakunya. Setiap kali hendak terbang ke luar angkasa, sekumpulan ikan julung-julung mendorongnya terus, meninggalkan bumi, dan sampai pada kehidupan aneh di tengah-tengah kekosongan semesta yang kadang-kadang diisi bintang-bintang dan planet. Dan dalam perjalanan itu, bus Damri ini sering berkomunikasi dengan kecoa cerdas asal Russia yang diselamatkan oleh "Beliau" dari sebuah rumah penyiksaan di luar angkasa. Si kecoa pula yang memberi tahu banyak hal, banyak cerita dan memberinya berbagai macam pendapat, termasuk tentang kekuatan dan keajaiban "Beliau" yang aneh, tapi nyata, seperti membawa terbang sebuah bus gendut ke luar angkasa dengan bantuan segerombolan ikan julung-julung. 

Pada sebuah perjalanan kesekian, "Beliau" membawa bus gendut kesayangannya itu untuk bersandar di akar pohon Chinar, sebuah pohon sangat besar yang tumbuh terapung di angkasa yang kosong. Dari pohon itu, bus Damri mendapat banyak cerita tentang dunia, kehidupan, "Beliau" dan pohon Chinar lain yang tinggal di sebuah sungai di bumi. Pohon itu pula yang menceritakan berbagai kisah menyedihkan, kisah cinta hingga kisah yang bijak dalam kehidupan manusia yang semuanya berkaitan dengan keajaiban "Beliau". Keajaiban yang membuat si kecoa menjadi heran dan tidak mengakui kekuatan "Beliau" yang  pada  suatu hari saat kunjungan ke bumi, ke sebuah pantai, "Beliau" membunuh si kecoa. Bus Damri kehilangan teman diskusinya dan teman untuk menanyakan banyak hal yang tidak ia ketahui kecuali jika mendengarnya langsung melalui telapak kaki manusia. 

Dua dari banyak sketsa cantik dalam novel, karya Ziggy sendiri.
Memang, bukan hanya kecoa Russia saja yang mempertanyakan kehebatan "Beliau", sebab ada anak kecil yang lahir dari lautan yang merusak keajaiban "Beliau" dan membuat semesta hancur setelah ia memperdaya manusia untuk membuat kerusakan. Oh, ternyata, bus Damri kemudian tahu bahwa wujud anak kecil sombong yang menentang "Beliau" adalah iblis. Dan si iblis ini juga yang merusak bus Damri, karena ia tahu dengan merusak bus Damri ia akan membuat "Beliau" sedih. Bahkan setelah menghacurkan semesta dan segala isinya dan membuatnya menjadi gelap, ia juga ingin menghancurkan "Beliau" yang memiliki keajaiban untuk menciptakan dunia baru.

***
Hingga akhir cerita, aku tidak tahu siapa sebenarnya "Beliau" dan kupikir memang sejak awal Ziggy tidak memberikan penjelasan lengkap tentang seluruh karakter dalam novel ini. "Beliau" dibiarkan menjadi misteri, yang kadang-kadang digambarkan memiliki sifat ke-Tuhan-an seperti: yang awal dan yang akhir, yang bisa menciptakan manusia dan kehidupan, dan melakukan banyak hal dalam konteks mengatur semesta. Juga tentang pohon Chinar yang seperti menggambarkan sosok Pohon Kehidupan dimana setiap takdir manusia tertulis dalam daun-daunnya. Juga tentang lantai semesta sebagai tempat berakhirnya rongsokan segala bintang dan planet. Hanya beliau yang tersisa dari kiamat besar yang disebabkan oleh iblis yang menyerupai anak kecil yang lahir dari lautan. Hal yang paling menonjol mengenai karakter "Beliau" adalah bahwa ia dapat menciptakan kehidupan, keajaiban, menolong orangbaik hati dan suka bekerja keras, serta menghukum mereka yang sombong dan melakukan perbuatan jahat.

Novel ini memang dongeng. Cerita yang membius sekaligus membuat pembacanya berfikir keras. Bukan hanya berfikir tentang kehidupan yang dalam kacamata manusia serba realistis. Juga tentang kehidupan yang berlangsung di alam pikiran. Ziggy sedang mengajak pembacanya berpiknik ke alam pikiran, dimana kita dapat menciptakan segala hal yang bisa jadi tidak mungkin kita lakukan di dunia nyata seperti bus damri yang bertamasya ke luar angkasa. Di alam pikiran, kita dapat mengelana ke mana saja, bahkan mungkin berkunjung ke beranda istana yang tak terjangkau di mana Tuhan berada. 

Terakhir, selain ceritanya yang filosofis dan menarik. Novel ini juga dihiasi berbagai sketsa buatan Ziggy sendiri yang cantik dan berkelas. Sketsa-skesta tersebut menggambarkan beberapa cerita dalan novel. Aku berharap suatu saat nanti ada seorang produser dan sutradara yang tergila-gila dengan cerita dalam novel ini dan memindahkan imajinasinya ke layar lebar seperti Harry Potter atau Narnia.Oh ya, novel ini juga sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris tak lama setelah terbit dalam bahasa Indonesia. Aku berharap novel ini akan berkelana ke seluruh negara di dunia dan membuatnya menjadi buku yang sangat fenomenal dari tanah surga bernama Indonesia. 

Selamat Ziggy!

Depok, 7 Maret 2017

Wijatnika Ika

10 comments:

  1. wah kayaknya aku jadi penasaran, ah aku cari deh buku ini di toko buku

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mbak Tira, makasih udah mampir. Novelnya udah ada kok di Gramedia. Selamat menikmati dongeng dan dihujani pertanyaan-pertanyaan semacam di kelas anak-anak Filsafat.

      Delete
  2. Novelnya bagus tuh kayaknya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Ala Sehat, makasih udah mampir. Ita, novelnya bagus.

      Delete
  3. saya juga penasaran nih dengan buku ini... pengen cari ah aku...
    makasih infonya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Naufal, makasih udah mampir. Novelnya ada di Gramedia. Selamat berfantasi bersama "Beliau" dan keajabainnya ya

      Delete
  4. Kayanya bukunya bagus sis. Udah ada di gramedia ya? hmmm, jadi pengen beli. Makasih atas reviewnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Ms. Uber Fashion, makasih udah mampir. Udah ada bukunya di Gramedia dan selamat berburu...

      Delete
  5. Suka sekali dengan karyanya Ziggy yang satu ini! Banyak bgt yg berbeda dari novel-novel pop biasanya. Ngefans banget deh! x)

    Cheers,
    https://cnovreica.blogspot.co.id

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Claudia, makasih udah mampir. Iya Ziggy keren ya. Semoga dia menjadi the next JK. Rowling dari Indonesia ya.

      Delete

PART OF

# # # # #

Instagram