Perempuan-Perempuan di Hati Habibie


Assalammu'alaikum,

Jadi, setelah menyaksikan "Rudy Habibie" di hari pertama penayangan, 30 Juni yang lalu, aku merasa bingung dengan diriku sendiri. Kenapa ya kok nggak bikin tulisan tentang film bagus ini? Oleh karena itu, hari ini kuputuskan membuat tulisan sangat singkat saja tentang film tersebut:
 
Pertama, setahuku di dunia ini hanya ada satu Bacharuddin Jusuf Habibie. Lelaki unik, nyentrik, keras kepala, cerdas, berkemauan keras, sekaligus berhati lembut dan selalu membutuhkan pertemuan dengan Allah dalam shalat lima waktu. Aku belum pernah bertemu Habibie, belum membaca semua buku yang ditulis orang-orang tentang beliau dan belum pernah mengikuti satu kegiatan yang melibatkan Habibie didalamnya. Nah, salah satu yang menurutku unik dari Habibie muda adalah ketika ia membuat keputusan untuk beribadah didalam gereja, karena nggak ada masjid atau mushalla di sekitarnya. Dan kebiasaannya itu mempertemukannya dengan Romo YB Mangungwijaya, yang sempat memberinya masukan untuk mengatasi kegalauan Habibie muda mengenai kiprah mahasiswa Indonesia di Eropa bagi masa depan Indonesia yang sangat ia cintai. 

Kedua, ada adegan ketika Habibie muda memilih melepaskan Ilona Ianovska, perempuan muda yang ia cintai, yang selalu memberinya semangat dan mendukung cita-citanya bagi Indonesia, karena ia memilih Indonesia. Cinta seorang Habibie muda pada Indonesia bahkan melebihi cintanya pada perempuan cantik dan cerdas yang telah diterima olehnya, bahkan dengan segala perbedaan yang begitu mencolok antara perempuan Eropa yang Kristen dan lelaki Indonesia yang Muslim yang selama ini telah diterimanya. Dan ternyata, pilihan Habibie muda tepat sekali. Dimasa depan Tuhan mengirimkan seorang bernama Ainun, teman masa sekolahnya, yang sejak awal sudah dinginkan ibunda Habibie untuk menjadi pendamping bagi Habibie. So Sweet banget kan?! 


Tuhan emang nggak pernah salah kasih jodoh sama orang baik kan? Tapi Ilona juga orang baik. Bahkan siap berganti keyakinan, jadi muallaf dan pindah ke Indonesia demi Habibie loh. Tapi demi kebaikan Habibie dan Indonesia, Ilona ngaku bahwa cintanya pada Indonesia mungkin nggak sebanding dengan betapa besarnya cinta Habibie buat Indonesia, bahkan dirinya nggak tahu akan berguna bagi Indonesia apa enggak, makanya Ilona kasih tantangan sama Habibie untuk milih antara dirinya dan Indonesia. Bukankah Ilona tipe perempuan yang memiliki hati seluas samudera, yang rela melepaskan calon suami super potensial seperti Rudy Habibie yang hanya ada satu di Indonesia dan dunia, demi sebuah negara bernama Indonesia?

Dan sebenenya sih yang paling bikin penasaran setelah menonton film ini adalah sosok Ilona Ianovska. Apa kabarnya Ilona? Apakah Ilona masih berkomunikasi dengan pak Habibie? Apakah Ilona pernah bertemu dengan alhmarhum ibu Ainun? Apakah Ilona masih hidup dan sempat menyaksikan film ini? Setelah aku berburu segala hal tentang Ilona Ianovska di dunia internet, dan mengalami kegagalan total selain menemukan sebuah photo tua yang tidak meyakinkan, aku memutuskan berhenti saja. Mungkin Ilona memang nggak mau ditemukan...

Jadi, demikianlah review film Rudy Habibie.
  
Depok, 22 Juli 2016
Bahan bacaan:
http://id.bookmyshow.com/blog-hiburan/foto-foto-behind-scene-rudy-habibie/
https://cinemaniaindonesia.wordpress.com/2016/06/28/freshmovie-rudy-habibie/


BACA JUGA:



 

Wijatnika Ika

6 comments:

  1. Saamaaaa mbak. Aku juga penasaran bgt ama Ilona nya sebenernya.. :D. Gimana ya rasanya kalo dia trnyata msh hidup dan menonton film ini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah mampir mba Fanny, dan oleh rasa penasaran yang sama hehehe.
      Iya, sangat penasaran. Apakah kita harus bertanya langsung pada pak Habibie?

      Salam,

      Delete
  2. nah lhooo...saya tambah penasaran aja niiiih dengan film yang satu ini. Kayaknya asyik banget alur ceritanya ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah mampir mba Indah, dan memang filmnya bagus, meski tidak sempurna. Apalagi kalau dibarengi baca bukunya.

      Salam

      Delete
  3. Sepertinya saya harus bersabar menanti film ini diputar di tv. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah mampir mba Ummi. Nggak sempat ke bioskop ya? Mudah2an nanti akan tayang di televisi dan mba bisa nonton.

      Salam

      Delete

PART OF

# # # # #

Instagram