[CHILLIDAMBA] Mimpi Sederhana Kuliner Pedas



Assalammu'alaikum

Katanya waktu kecil aku nggak bisa makan pedas. Aku suka mewek kalau makananku pedas sedikit saja. So, I used to eat plain food? Rasa-rasanya itu omong kosong sebab seingatku sudah sangat lama aku menyukai makanan pedas. Meski bibir sampai jontor, pipi memerah mirip udang rebus, telinga berasap, airmata mengalir deras, dan lidah terbakar aku tak bisa menolak masakan pedas. Pokoknya harus pedas!

Dengan demikian aku mencoba bermimpi membangun usaha kecil-kecilan bertema sambal. Ya, bisa jadi dimasa depan aku benar-benar bisa mengelola sebuah restoran yang semua makanannya pedas. Dan awal tahun ini aku mencoba memberanikan diri memulai mimpi itu. Aku memiliki 4 varian sambal dengan label #CHILLIDAMBA untuk publik ujicoba di lidah mereka dengan harga yang sangat bersahabat. 

Banyak hal yang kupelajari dalam memulai dan menjalankan upaya ini. Tapi kali ini cukup pajang photo-photo hasil belajar kemarin dan kemarin yang lain. Karena nggak punya kamera, jadi proses pemotretannya pakai ponsel aja. Aku pakai LG G3 Stylus. Trus karena nggak bisa Photoshop dan Corel Draw, jadi ngeditnya manual dan apa adanya menggunakan MS Word (kelihatan maksa dan males banget). Semoga kedepan aku akan sabar belajar keduanya jadi hasil editan photo lebih bagus dan nggak malu-maluan buat bangun branding




Sebenarnya, pengen banget selalu uji coba resep seperti yang dulu-dulu. Apalagi sejak aku memiliki kepentingan agar setiap masakan yang kubuat setidaknya bisa merepresentasikan sambal #Chillidamba. Tapi berhubung aku anak kosan dan kondisi dapur kosan yang kurang memungkinkan untuk dimonopoli atau aku akan jadi outcast, aku memilih bersabar aja. Soalnya suka ada yang bersin-bersin kelewat parah pas aku masak sambalnya. Kapan-kapan kalau pindah ke kosan dengan dapur yang bisa membuatku merdeka memasak, aku akan bangkit kembali menunjukkan talentaku yang sebenarnya (lebay hehehehe). 

Depok, April 2016



Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram