Sembilan Cara Anti-Mainstream Melepas Penat


Assalammu'alaikum

Apa sih penat? Aku mendefinisikan penat sebagai keadaan aku lelah secara lahir dan batin sampai-sampai otakku rasanya berhenti bekerja. Atau bahkan kadang-kadang mau meledak. Tapi kan gimana gitu kalau kepalaku meledak beneran (hiyy). Aku orangnya mudah bosan. Sangat tidak suka hal-hal monoton, sehingga mudah penat. Biasanya yang paling bikin lega itu kalau bisa nangis sampe hidung tersumbat seember ingus dan airmata udah habis stoknya. Tapi kan nangis nggak bisa dipaksa, masa harus ngiris bawang dulu buat nangis supaya penat hilang. 

Saat tubuh dan jiwa sedang butuh rekreasi dan refleksi, nggak bisa juga kan dipaksa untuk produktif, ntar malah bisa mati konyol. Dan itulah penat. Nah, berdasarkan pengalaman aku biasanya mencoba beberapa hal ini kalau sedang penat. Tips anti-mainstream melepas penat ala Ika:

Pertama, keluyuran. Bener deh aku tuh suka keluyuran sendirian kalau sedang penat. Keluar kosan tanpa tujuan, pokoknya naik angkutan dan turun di tengah kota atau keramaian. Beli minuman atau makanan trus makan sambil ngobrol sama penjualnya, atau motret hal-hal yang ditemui di jalan. Atau duduk diam aja sambil memperhatikan orang-orang. Kalau sudah cukup ya pulang. Udah gitu aja? iya, gitu aja. Bagiku, keluyuran semacam ini adalah tips anti-mainstream. Sebab saat aku jalan-jalan di jalanan seperti orang jalanan aku biasanya mempelajari banyak hal mulai dari semangat orang-orang dalam bekerja, sikap saling tolong menolong, canda tawa, harapan dan hidup. Aku melihat hidup yang benar-benar hidup. Karenanya aku lebih mudah untuk bersyukur. Untuk menjalankan tips ini aku nggak pernah mengajak teman. Aku lebih suka sendirian.

Kedua, Makan-Nonton. Nah, karena memang aku anak kos yang lebih banyak menghabiskan waktu sendirian, aku biasanya melakukan dua hal ini sekaligus, makan dan nonton. Dan ketika penat melanda, aku sengaja merencanakan untuk menikmati makanan tertentu dan menonton film atau drama tertentu. Bisa aku memasak makanan yang kuinginkan atau memesan makanan via layanan antar. Tapi, lebih banyaknya sih masak sendiri, misalnya mie goreng super spesial, sup, nasi goreng, pasta, dll. Filmnya sih random, tergantung apa yang dapet via gratisan di internet. Labih bagus lagi kalau film lucu.

Ketiga, beres-beres kamar. Adakalanya penat melanda karena aku dihadapkan dengan suasana yang itu-itu aja sepanjang 24 jam. Karenanya, aku lebih suka memilih melakukan hal-hal sederhana untuk mengusir penat seperti beres-beres kamar. Yang paling penting tentu saja membersihkan seisi kamar dari debu. Dan ya, geser sana-sini barang-barang termasuk lemari dan meja. Setelah beres semua dan kamar jadi wangi moodku biasanya membaik dan mataku mendapat pemandangan baru. 

Keempat, bersih-bersih badan. Salah satu cara jitu menghilangkan penat adalah dengan bersih-bersih badan secara khusus mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki. Biasanya semua peralatan perawatan kecantikan keluar mulai dari gunting kuku, masker, lulur, cat kuku, guntung rambut, dan semua hal yang diperlukan. Kegiatan biasanya dimulai dengan menggunting kuku lalu mewarnainya. Kemudian perawatan rambut dan wajah, lanjut ke badan trus mandi. Selesai semua rasanya baru keluar dari salon. Merasa wangi, segar dan penat hilang. Apalagi pas keluar kamar mandi sudah tersedia secangkir kopi atau teh plus camilannya. Surga dunia deh. 

Kelima, baca novel. Aku nggak terlalu suka komik. Dan nggak suka baca buku bertema berat buat menghilangkan penat. Aku lebih suka membaca novel bergenre komedi. Bisa seharian loh aku baca novel dan kadang-kadang sampe lupa makan. Aku suka aja pas baca novel lucu aku ketawa-ketawa sendiri. Rasanya lepas beban di kepala dna tiba-tiba segar aja selepas membaca. 

Keenam, blog walking. Kadang-kadang kalau otak lagi buntu dan nggak tahu harus ngapain padahal sebenarnya banyak yang harus dikerjakan, aku memilih blog walking alias membaca tulisan di blog orang lain. Aku biasanya membaca postingan-postingan terbaru atau lawas di blog-blog kesukaanku, yang pastinya sudah kusimpan baik-baik di blog ini. Keuntungannya adalah aku bisa mendapatkan inspirasi tanpa harus susah payak ketemu si pemilik blog, apalagi kalau orangnya tinggal di Australia, kan mahal di ongkos. 

Ketujuh, melukis. Yup, kuakui bahwa melukis bagiku merupakan semacam obat penenang apalagi kalau aku lagi penat bercampur marah. Udah deh aku duduk aja di meja menghadap kanvas trus melukis. Beres!

Kedelapan, nangis. Kalau ketujuh cara diatas udah nggak mempan dan kepenatan berubah jadi amarah yang bertumpuk-tumpuk aku biasanya nangis gitu aja. Nangis aja sampai semua pasokan airmata habis dan udah nggak bisa nangis lagi. Kalau udah selesai nangis ya udah, hidup berjalan normal lagi seperti sediakala. 

Kesembilan, nangis ke Allah. Apakah ibadah menjadi pilihan terakhir dalam melepas penat? Nggak juga sih. Dalam kehidupan seorang muslim kan ibadah merupakan kegiatan teratur jadi minimal 5 kali dalam sehari aku ngadu ke Allah. Tapi, ada kalanya aku bisa ngadu lama banget sambil nangis kayak bayi. Nah, pas begini ini rasanya dekat banget sama Allah karena emang butuh bantuan supaya jiwa tetap sehat dan otak tetap waras. Biasanya pengakuan dosanya banyak banget, plus permintaan ini-itu. Klo udah selesai suka ketawa sendiri karena baru sadar kalau mukena basah karena baru saja terjadi banjir air mata. 

Depok, 8 Maret 2016

Sumber gambar:
http://www.kompasiana.com/antonwijaya/menanamkan-minat-anak-agar-candu-membaca_552811936ea83425278b45cc
http://www.ciungtips.com/category/review

Wijatnika Ika

3 comments:

  1. Coba kutebak. Kamu kalo abis nangis lama matanya jendol, hahhha.... Sama, tips2mu juga sering kulakuin. Kecuali melukis. Dulu, waktu masih kuliah, sering banget naik angkot nggak ada tujuan kalo lagi lelah. Ngeliatin aktivitas orang2. Sekarang sih, nggak pernah. Seringnya kalo penat, curhat dan minta pijit suami, hiyaaaa.... *timpuk* :D

    ReplyDelete
  2. Habis nangis hebat trus tidur pulas. Pas bangun dijamin mata jadi bakpao hehehe.

    Semoga segera dapet suami biar ada bahu buat bersandar hehehe...

    Makasih udah mampir Izzah Annisa.

    Salam,

    ReplyDelete

PART OF

# # # # #

Instagram