Para Bidadari Industri Fashion Muslim


Assalammu'alaikum,

Lima tahun terakhir industri fesyen Muslim tanah air menggeliat bangkit. Bisnis yang berbau jilbab, baju muslimah, kaos kaki, mukena dan sebagainya ramai bermunculan. Terlebih ketika teknologi memudahkan mereka untuk melakukan promosi selama 24 jam. Bahkan, banyak para pemilik online shop di bidang ini tidak memiliki butik atau toko untuk memajang karya-karya mereka. Cukup dengan akun media sosial seperti Instagram, Facebook, dan blog jualan mereka laris manis. Sistem terbaru di bidang pemasaran yang sedang naik daun yaitu E-Commerce juga menjadi karpet merah bagi pelaku di bisnis ini. Alhasil, mimpi para pengusaha Muslim dalam mewujudkan Indonesia sebagai kiblat fesyen Muslim dunia mungkin akan jadi kenyataan. 

Yang menarik dari kebangkitan fesyen Muslim ini adalah bahwa sebagian besar pelakunya adalah perempuan muda. Sebut saja Dian Pelangi, Zaskia Mecca, Jenahara, Zaskia Sungkar, Anniesa Hasibuan, Ria Miranda, Restu Anggraini, Oki Setiana Dewi, Fitri Aulia, Ghaida Tsurayya, dan masih banyak lagi. Mereka semua adalah desainer ternama dan sudah punya jam terbang tinggi. Belum lagi para perempuan muda lain yang sebagian besar mahasiswi dan ibu muda yang menjalankan bisnis ini bermodal laptop dan ponsel pintar. Kepiawaian mereka dalam menarik perhatian calon konsumen patut diacungi jempol. Bisnis hijab ala Vanilla Hijab yang bermodalkan photo-photo cantik via Instagram kini telah membuat pemiliknya menjadi miliarder muda. 

DIAN PELANGI
Perempuan bernama Dian Wahyu Utami yang baru merayakan ulang tahunnya yang ke 25 tahun ini merupakan heroine di dunia fesyen Muslim tanah air. Lahir dari keluarga pengusaha batik, ia telah dididik untuk menjadi leader seperti sekarang. Dalam usia yang sangat muda ia bukan saja menjadi acuan para desainer muslimah tanah air, tapi juga dunia. Pembaharuan yang ia terapkan di perusahaan milik orangtuanya terbukti membuat brand Dian Pelangi meledak di pasaran dan ia menjadi kiblat fesyen muslim tanah air. Pada 2015, Dian Pelangi masuk sebagai #BOF500 most influential people in the global fashion industry. Sebagai tokoh muda di dunia fesyen, Ia dianggap memiliki pengaruh besar hingga ke level internasional, termasuk pada followernya yang berjumlah jutaan di dunia maya dalam me-reinventing fashion for muslim women melalui 14 butik Dian Pelangi dan jutaan pengikutnya di media sosial. Pada saat tulisan ini dibuat, Dian Pelangi sedang berada di Sidney, Australia untuk menghadiri ajang #BoFVOICES, yaitu forum yang dihadiri para pelaku bisnis industri fesyen untuk membicarakan masa depan dunia fesyen di kancah internasional. Bravo untuk bidadari kita! 

ZASKIA SUNGKAR
Ia sudah berbisnis sejak masih menggeluti dunia keartisan bersama adiknya Shireen Sungkar. Karirnya di industri fesyen mulai naik daun saat ia memutuskan berhijab dan menikah. Kini, dengan desainya yang simple, kekinian dan khas anak muda ia masuk kedalam jajaran top desainer muda industri pakaian muslim. Ia memiliki beberapa label seperti Batavia, Kia, dan Goagong yang dipamerkan dalam Indonesia Fashion Week 2016. Pada 2015, bersama Dian Pelangi dan Barli Asmara, Ia memperkenalkan karyanya di New York Couture Fashion Week yang memperkenalkan keindahan kain tradisional Lombok. Juga di London Fashion Week pada awal 2016 bersama para desainer Hijup sebagai E-Commerce fashion Muslim pertama di Indonesia dan dunia.



ANNIESA HASIBUAN
Pemilik First Travel yang kini hobinya keliling dunia bersama suaminya ini, juga mengejutkan industri fesyen tanah air. Setelah malang melintang dalam industri fashion, melalui karyanya yang bertajuk "Pearl Asia" di ajang New York Couture Fashion Week, Annisa memukau dunia dengan rancangan indahnya yang berbalut untaian mutiara dari Lombok! Rancangan Annisa memang selalu mewah khas para Ratu Eropa. Dari kebiasaannya merancang sendiri pakaian untuk keperluan menghadiri pertemuan bisnis dengan suaminya, Annisa malah kejebak dalam nikmatnya bisnia fesyen yang tidak pernah ia rencanakan. dari hobi menjadi rezeki. Pengakuan para rekan bisnisnya akan rancangan yang ia gunakan sendiri membuatnya dipilih takdir untuk memanfaatkan kesempatan yang datang padanya. Kini, sebagai desainer pakaian Muslim, namanya dikenal secara nasional maupun internasional. Lucunya, Ia suka menolak ketika seseorang ingin membeli rancangannya karena ia sangat mencintai karyanya dan khawatir tidak bisa membuatnya ulang. Ia bahkan pernah menolak rezeki senilai Rp. 150.juta untuk sebuah rancangannya yang diinginkan seseorang. Ada-ada aja. 



OKI SETIANA DEWI
Setelah namanya melambung saat menjadi bintang utama film Ketika Cinta Bertasbih pada 2008, karirnya mulai melejit. Ia jadi bintang iklan, pemain sinetron, brand ambassador sebuah produk jilbab, menjadi pembicara dan pembawa acara beberapa program di stasiun televisi. Ia juga didaulat sebagai ustadzah! Pembawaan Oki yang berbeda di dunia selebritis membuatnya menjadi idola dan ia tak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk melebarkan syiar Islam melalui rancangan busana Muslimah dengan label OSD Online dan Maryam OSD untuk pakaian anak-anak. Rancangannya laris manis. Pada awal 2016, ia kembali memukai publik dengan rancangan gaun pengantin muslimah di ajang Indonesia Fashion Week pada awal 2016. Oki termasuk sangat gesit ketika merentangkan sayapnya di industri fesyen ditengah segudang kesibukan sebagai selebriti, istri, ibu, pembicara, ustadzah dan mahasiswi sebuah kampus di Jakarta. Meski rancangannya belum mendunia, tapi ia menjadi semacam barometer bagi para perancang busana syar'i yang akhir-akhir ini mulai menjadi tren bahkan di kalangan artis. 



ZASKIA MECCA
Zaskia Adya Mecca dikenal luas setelah membintangi film dan sinetron "Kiamat Sudah Dekat" dan perannya sebagai Aya dalam sinteron Ramadhan "Para pencari Tuhan", juga beberapa film seperti Ayat-Ayat Cinta, Sang Pencerah, Surga Yang Tak Dirindukan dan banyak lagi. Namun, rupanya kesibukannya tidak membuatnya puas begitu saja. Ia pun melebarkan sayapnya melalui industri fesyen muslimah. Melalui brand Meccanism dan Zia by Zaskia Mecca, ia menjadi satu dari banyak perancang muda tanah air yang patut diperhitungkan. Rancangannya yang gaul dan muda meledak di pasaran. Penghasilannya yang lumayan besar dari bisnis ini bahkan membuatnya enggan main sinetron lagi. Dalam mengembangkan bisnisnya, Zaskia tidak hanya mengandalkan cara tradisional dengan memiliki butik dan akun media sosial. Ia juga menjual produknya melalui beberapa E-Commerce seperti Hijup dan Muslimarket.



GHAIDA TSURAYYA
Ghaida adalah putri pertama KH. Abdullah Gymnastiar dan Hj. Ninih Muthmainnah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhid, Bandung. Meski berasal dari keluarga pesantren, Ia terbilang cukup unik karena berbisnis di industri fashion. Rancangannya yang cerah dan bertema pastel selalu mengundang decak kagum. Melalui brand Gda by Ghaida, ibu tiga anak ini membangun bisnisnya sembari melakukan syiar Islam. Ia juga merupakan brand ambassador kosmetik Wardah dan pembicara. 


   
FITRI AULIA
Fitri Aulia merupakan perancang busana muslimah yang cukup kosisten membawakan rancangan-rancangan bertema anggun, syari dan sederhana. Lulusan Sekolah fesyen Lasalle College Jakarta ini selalu mengedepankan nilai-nilai syari dan keanggunan dalam setiap rancangannya. Bagi kita yang mungkin nggak suka gaya yang macem-macem, bisa mengadopsi style Fitri.



Hm, sebenarnya masih banyak para bidadari di industri fesyen muslim tanah air yang bisa diceritakan. Tapi tulisan ini akan teramat panjang. Kalau kepanjangan bisa jadi buku hehehe. 

Para bidadari di industri fesyeh muslim tanah air ini bukan saja cantik, bertalenta, soleha dan kaya-raya. Juga menjadi penyumbang pada sektor ekonomi di bisnis pakaian siap pakai. Dalam laporan CNN Indonesia disebutkan bahwa fesyen muslim Indonesia yang khas dan memiliki beragam corak mampu menembus pasar internasional. Hal ini telah dibuktikan dengan laris manisnya rancangan Dian Pelangi di Timur Tengah. Di tanah air sendiri, pangsa pasar fesyen muslim sangat besar. Pada 2020 diperkirakan jumlah kelas menengah Indonesia naik menjadi 85 juta jiwa dan 68 juta diantaranya adalah Muslim. Dan jika 50% atau 34 juta jiwa dari jumlah itu adalah perempuan maka kira-kira sebanyak itulah pangsa pasar industri ini. Jika dikelola dengan baik, maka industri ini bisa menjadi salah satu penopang ekonomi bangsa. 

Industri fesyen muslim juga menjadi salah satu andalan Kementerian Industri dan Perdagangan untuk menembus pasar tekstil Asia pada 2020 dan dunia pada 2025, terutama untuk fesyen muslim. Jika industri ini besar jelas efek gandanya akan dinikmati lebih banyak pelaku industri lain seperti penenun kain tradisional yang tersebar di seluruh tanah air, industri jasa dan transportasi dan lain-lain. Dan tentunya negara akan diuntungkan dengan naiknya penerimaan pajak dari sektor ini. Dan kita berharap semoga para bidadari di industri fesyen Muslim ini terus mengembangkan sayap mereka dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.  

SPESIAL: VANILLA HIJAB
Selain pada bidadari yang sudah diceritakan diatas, ada dua bidadari lain yang sedang naik daun di bisnis hijab. Kerajaan bisnis hijab yang diklaim sebagai brand hijab nomor wahid tanah air ini dikendalikan tangan dingin adik kakak Intan Kusuma Fauzia dan Atina Maula. Brand ini menjadi hits dikalangan anak muda yang memang menyukai hijab modis, elegan tapi simpel. Bayangkan, dalam sehari mereka bisa menjual ribuan potong hijab dengan bermodalkan kemampuan marketing via Instagram. Bahkan hari ini, ketika Vanilla Hijab pertama kali menjual produknya via website, sebanyak 3000 potong hijab terjual ludes dibeli 1500an konsumen sebelum jam 12 siang! Dengan hijab yang dibrandrol Rp. 75.000 per potong, kakak beradik ini mendapatkan omset lebih dari Rp. 250 juta dalam sehari. Bayangkan saja dalam setahun!


   
Depok, Maret 2016

Bahan bacaan: 
http://dianpelangi.com/ 
http://www.businessoffashion.com/articles/news-analysis/join-us-next-week-for-bof-voices-in-sydney-australia
http://www.businessoffashion.com/community/people/dian-pelangi
http://www.thejakartapost.com/news/2016/01/30/anniesa-hasibuan-fashion-opportunities.html 
http://www.dream.co.id/community/anniesa-hasibuan-segera-tampil-di-couture-fashion-week-new-yor-160126y.html 
https://en.wikipedia.org/wiki/Zaskia_Adya_Mecca 
http://hiburan.metrotvnews.com/read/2015/06/02/132103/zaskia-mecca-untung-3-kali-lipat-dari-bisnis-pakaian-muslim 
http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20151003170930-277-82568/fesyen-muslim-indonesia-miliki-potensi-besar-di-pasar-dunia/ 
http://www.marketing.co.id/pasar-muslim-indonesia-yang-menggiurkan/
http://www.kemenperin.go.id/artikel/4051/Mimpi-Indonesia:-Kiblat-Fashion-Muslim-Dunia
http://www.jpnn.com/read/2016/02/05/355043/Sehari-Laku-Ribuan-ini-Trik-Kakak-Beradik-Berbisnis-Hijab-


BACA JUGA:


Wijatnika Ika

4 comments:

  1. seneng banget liat postingan ini....ngeliatnya seger, wajah cantik dan bikin adem...

    mbak....tulisannya lucuuuu.... ada hitam dan biru hehehehe....keren

    ReplyDelete
  2. Makasih udah mampir mba Avy.
    Iya, nulis ini karena terkesan sama peran mereka dalam memajukan industri fesyen Muslim. Muda, cantik, enerjik. Lengkap sudah.

    Saya nulis pake warna biru biar anti-mainstream hehehe. Itu yang warna hitam memuat link ke website atau blog para bidadari yang diceritakan.

    Salam,

    ReplyDelete
  3. Apalagi zaman-zaman tahun 2010-2013 itu lagi hits-hitsnya Hijabers Community.
    Yang salut banget sama zaskia sungkar, bener-bener sukses menjadi designer walaupun awalnya banyak yang meragukannya.

    ReplyDelete
  4. Terima kasih sudah mampir mba Wuri.
    Iya, mereka bener-bener tangguh kecuali 1 sosok yang mengecewakan akhir-akhir ini.

    Salam,

    ReplyDelete

PART OF

# # # # #

Instagram