Kata Tom Pepinsky tentang Bom Jakarta

Beberapa momen lucu di lokasi Bom Jakarta yang ditangkap kamera warga
Assalammu'alaikum, 

Sejak mengenal pemikiran-pemikiran seorang Associate Professor di Cornell University untuk studi Asia Tenggara ini, aku nyaris selalu membaca tulisan-tulisan terbaru di blognya. Alasannya sederhana saja, sebab tulisan-tulisannya ringan dan renyah. Dan kali ini, hari ketika terjadi ledakan Bom di Sarinah ia telah menulis sebuah analisis awal mengenai tragedi tersebut. Begini katanya: 

Pertama, lokasi peledakan bom merupakan lokasi yang 'Powerful' sebab mall Sarinah dan lokasi di sekitarnya merupakan simbol kesejahteraan yang pertama-tama di Jakarta, dan mungkin juga Indonesia. Sebagaimana kita ketahui bahwa Sarinah adalah mall atau pusat perbelanjaan dengan konspe internasional pertama di Indonesia. 


Kedua, motif serangan ini nggak jelas kebaca buat apa. Sebab berbeda dengan serangan-serangan sebelumnya seperti Bom Bali, Bom Marriot atau Bom di Kedubes Australia yang melibatkan kelompok Al-Qaida. Jika serangan2 sebelumnya sungguh mematikan dan menimbulkan banyak korban, namun kali ini justru menunjukkan keberanian sang 'penjahat' yang membawa pistol yang melawan aparat secara terbuka. Mirip syuting film jadinya. Dan karena mirip syuting film aksi semacam yang dibintangi Iko Uwais, warga yang tadinya berhamburan keluar kantor untuk melarikan diri malah ngumpul, merekam kejadian bahkan selfie dengan gembira. Benar-benar deh.


Ketiga, bermunculan banyak sekali kontroversi dan sebagian besarnya nggak bener. Nah lho! memang sih pada hari ketika peristiwa terjadi dan sampai hari ini masih rame di media sosial sperti Facebook dan Twitter banyak yang mengaitkan kejadian ini dengan Divestasi Freeport, ancama ISIS yang akan pesta/membantai Indonesia, konspirasi Amerika-Yahudi-dll, dan sebagainya-dan sebagainya. Sebab memang pada hari yang bersamaan banyak peristiwa penting terjadi, seperti ditangkapnya seorang anggota DPR dari faksi PDPIP oleh KPK. Tapi pada akhirnya publik nggak tahu mana yang bener sebab pihak Polri aja masih menduga-duga motif si pelaku. 

Malahan, peristiwa bom Jakarta ini bikin kehebohan lain di media sosial. Setelah pak Jamal si tukang sate nggak jadi lari karena takut gerobaknya digondol maling, atau pedagang asongan yang asyik hilir mudik jualan ternyata publik bikin hastag #kaminaksir gara-gara tiga polisi ganteng yang fashionable tertangkap kamera wartawan tengah melakukan aksi dengan gagah berani. Nah, kan jadinya lucu! bukan si teroris yang terkenal malah pak polisi ganteng yang sedang dicari2 cewek jomblo sejagat maya!



Nah, analisa awal pak Professor ini nampaknya sejalan dengan analisa banyak kalangan sebab peristiwa ini terkesan aneh tapi kok ya kejadiannya pas berbarengan dengan berbagai peristiwa penting di negara ini. Bisa jadi bom Jakarta ini merupakan cara teroris atau entah siapa-lah menguji pihak keamanan di Jakarta bekerja, atau memang hanya memancing keributan sebagai selingan kerasnya kehidupan Jakarta. 

Meskipun demikian, kita semua harus tetap waspada. Kita nggak tahu rencana apa sebenarnya dibalik peristiwa ini dan siapa dalang sesungguhnya. Entah itu cuma uji coba atau pemanasan untuk peristiwa lain, kita tetap patut bersedih. Bukan saja karena jatuhnya korban jiwa dari sipil tak berdosa dan polantas yang tengah bertugas, juga karena hilangnya nyawa anak bangsa secara sia-sia. Kita boleh bangga bisa melawan terorisme, tapi kita juga kehilangan saudara sebangsa dalam sebuah kematian sangat memalukan. Kita bangga bahwa penjahat berhasil dikalahkan, tapi apakah demikian kebenarannya? jangan-jangan si penjahat menjadi demikian adalah karena korban dari kelakuan kita semua yang kebanyakan diam mendapati ketidakadilan yang merongrong bangsa ini. Entahlah...

Depok, 16 Januari 2016

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram