Diary of #WeSaveMoroMoro (8)



Assalammu'alaikum, 

RUMAH BELAJAR MORO-MORO

Nggak kerasa kini catatan mengenai #wesavemoromoro sampai ke edisi 8 dimana gerakan kini sampai pada kerjasama berbagai komunitas di Bandung dan Bandar Lampung untuk mendirikan Rumah Belajar Moro-Moro. Gerakan ini berawal dari keterlibatan Komunitas Rumah Bintang Bandung dalam membantu mengumpulkan donasi #wesavemoromoro yang saat itu dikampanyekan melalui situs www.kitabisa.com. Para pegiat komunitas itu ingin lebih banyak membantu anak-anak Moro-Moro, sebab sesuai dengan aliran perjuangan yang sudah mereka bangun selama 12 tahun di kota kembang itu. Beberapa orang dari beberapa komunitas kemudian bertemu di Bandar Lampung dan mereka bersepakat mendirikan Rumah Belajar di eks gedung SD Moro Dewe yang sudah ditinggalkan karena kegiatan belajar mengajar ditutup sejak Mei 2015 lalu. 

Dalam proses kampanye yang kadangkala redup karena terlindas berita kesedihan lain yang menyita perhatian, anak-anak muda dari berbagai komunitas ini tak gentar. Mereka berdiskusi dengan teman-teman mereka demi memperpanjang tangan dan kepedulian mulai dari berjualan kaos, menaruh kotak donasi di berbagai cafe, hingga mengadakan acara khusus penggalangan dana. Selain itu, mereka juga berhasil mengmpulkan ratusan eksemplar buku-buku bacaan anak-anak yang akan menjadi menu Rumah Belajar dari berbagai kenalan mereka.

Berita pembukaan Rumah Belajar Moro-Moro di Antaranews.com
Pada Sabtu-Minggu, 16-17 Januari serombongan anak-anak muda itu terbukti meramaikan dusun Moro Dewe dan mengorbankan akhir pekan mereka demi anak-anak Moro-Moro. Selain melakukan pembukaan Rumah Belajar, mereka juga mengadakan nonton film bersama, menikmati acara musik, workshop dan berbagai permainan yang menggembirakan. Alhasil, gedung SD Moro Dewe yang sempat terbengkalai sejak Mei 2015 kini mulai bersolek dan hidup lagi. Suara tawa bahagia anak-anak kelak akan menghiasi halaman sekolah yang sempat sepi. Umpama mengulang keceriaan setiap Senin pagi sepanjang 10 tahun lamanya sebelum sekolah itu ditutup paksa oleh kuasa negara. 

Berikut adalah kecerian anak-anak Moro-Moro yang berhasil direkam oleh anak-anak muda yang menghabiskan akhir pekannya untuk Moro-Moro. Semoga kedepan Rumah Belajar ini menjadi inspirasi bagi anak-anak Moro Dewe agar lebih giat belajar dan pantang menyerah dalam menggenapi cita-cita untuk masa dewasa mereka. Oh ya, komunitas yang tergabung dalam kegiatan ini adalah Komunitas Rumah Bintang Bandung, FeelMood Bandar Lampung, Komunitas Motor Linescapade, Helau Tiedye, dan Homeless Dawg.






Depok, 20 Januari 2016

BACA JUGA:

Register 45 dan Penduduk Lapar Tanah
Hidup Setelah Konflik ala Orang Moro-Moro
Diary of #WeSaveMoroMoro (1)
Diary of #WeSaveMoromoro (2)
Diary of #WeSaveMoroMoro (3)
Diary of #WeSaveMoroMoro (4)
Diary of #WeSaveMoroMoro (6)
Diary of #WeSaveMoroMoro (7)

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram