Ada Apa Dibalik Quran Indonesia Project?


Tampilan Quran Indonesia Project saat kita mendengarkan suara para kontributor saat melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran dalam tiga bahasa: Indonesia, Arab, dan Inggris.
Assalammu'alaikum, 

Jika selama ini kita mendengar rekaman Al-Qur'an yang dibacakan oleh Qari atau Qariah yang sudah terkenal keindahan suaranya dalam membaca Al-Qur'an, yang fasih dalam melantunkannya dan merdu suaranya. Kini kita bisa mendengar lantunan ayat-ayat suci itu dengan cara berbeda. Ya, ada banyak orang dari masyarakat biasa yang membaca Al-Qur'an secara bergantian dalam tiga bahasa: Arab, Indonesia dan Inggris. Sehingga dari ayat satu dan ayat lainnya kita akan dengar suara yang berbeda, laki-laki dan perempuan, yang melantunkan kalam-kalam Ilahi dengan kekhasan suara mereka masing-masing. Suara-suara mereka begitu polos, seperti kita mendengar seseorang mengaji didalam kamar dirumah kita sendiri. Suara sehari-hari yang apa adanya. Bahkan beberapa suara terdengar sangat gugup. Tetapi bagiku begitu menghanyutkan sebab begitu berbeda. 

Suara-suara indah dan muda itu dapat ditemukan di situs quranindonesiaproject.com yang digagas sekumpulan anak muda untuk membuat terobosan baru agar umat Islam makin tertarik mempelajari Al-Qur'an. Project ini memiliki visi untuk memudahkan akses masyarakat terhadap Qur'an & terjemahannya melalui teknologi modern yang dekat dengan keseharian mobilitas generasi produktif yang dinamis. Caranya dengan menyampaikan nilai Qur'an pada lebih banyak generasi produktif di era globalisasi yang dinami. Tujuannya agar masyarakat seluas mungkin dapat memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan, energi dama dan harmonis kepada masyarakat sebagai pancaran nilai-nilai Qur'an. 


Merekalah sekumpulan pemuda yang melahirkan project ini

Bagaimana cara berkontribusi?
Setiap Muslim dapat berkontribusi dalam proyek ini dengan mengirimkan rekaman becaan Al-Qur'an ayat tertentu dalam bahasa Indonesia, Arab dan Inggris ke Quran Indonesia Project. Jadi, siapapun berkesempatan menjadi kontributor kebaikan ini dengan tujuan menyebarkan kebaikan walau satu ayat. Berikut keterangan dari tim QIP via youtube.



Jadi, dibalik project ini ada pesan damai dan kebaikan yang hendak disebar ke penjuru bumi. Dan publik dapat berkontribusi dalam project kebaikan ini sebab kebaikan bukan monopoli para ustadz dan ustadzah saja. Project ini sendiri berbeda dengan berbagai jenis rekaman online ayat-ayat Al-Qur'an yang banyak dijumpai di internet seperti Al-Qur'an KSU Electronic Mosshaf project atau The Quran Project yang berlaku secara internasional dan memiliki informasi lengkap tentang Islam dan dunia Islam. Meski skalanya lokal dan sederhana, semoga proyek ini benar-benar membawa manfaat bagi sebanyak mungkin manusia. Amin.

Cara lain berkontribusi, yaitu dengan menyumbangkan karya seni dan photografi yang terinspirasi oleh ayat-ayat Al-Qur'an.

Publik juga bisa berkontribusi dengan membeli lukisan-lukisan dan kaligrafi yang dibuat karena terinspirasi ayat-ayat Al-Quran dalam pameran lukisan di D'Gallerie Cafe, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada tanggal 24 februari 2016 pukul 15.00 wib. Semoga aku bisa berkontribusi dan melihat pamerannya supaya aku terus semangat berkarya dan pantas menyampaikan kebaikan walau hanya satu ayat.

Depok, 17 Januari 2016

Bahan bacaan:
http://www.beritasatu.com/iptek/279865-quran-indonesia-project-cara-mudah-membaca-alquran-dari-gadget.html

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram