Salam Perpisahan dari FACEBOOK



Assalammu'alaikum, 

Belum sebulan ini ada sesuatu yang unik dari Facebook. Saat kita log out alias keluar maka akan nampak tampilan seorang laki-laki dan perempuan seperti hendak pergi bersama dengan tulisan "Thanks for stopping by! We hope to see you again soon" yang terbaca seperti salam perpisahan. Awalnya kupikir Facebook memang mau bubar dan mengira-ngira gimana ya dunia tanpa Facebook, pasti nggak rame lagi. Tapi ternyata setelah diusut-usut tampilan itu menyatakan bahwa Facebook menginginkan penggunanya sesekali log out lalu menjadi manusia normal dengan melakukan berbagai kegiatan manusiawi misal hang out bersama pasangan, keluarga dan teman. Wah, Facebook baik ya memberi kesempatan pada penggunanya buat meninggalkan mereka sementara dan mungkin buat selamanya. Dan buat yang nggak pernah log out dari Facebook memang nggak bakal melihat perbedaan tampilan ini. Silakan simak baik-baik perbedaan kedua gambar dibawah ini, yaitu gambar tampilan untuk log in ke Facebook dan setelah log out dari Facebook. 


Bagaimana jika Facebook benar-benar bubar?  
Aku sih pastinya sedih sebab dengan Facebook aku terhubung dengan banyak orang, terutama mereka yang jauh. Terlebih lagi dengan kalangan yang sulit untuk menggunakan media sosial lain seperti Instagram, Path, Twitter apalagi blog. Misalnya, komunitas di desa-desa terpencil yang lebih familiar dengan facebook daripada media sosial lain. Facebook juga selalu menyediakan pembaharuan-pembaharuan untuk memudahkan penggunanya mengirim photo, video hingga dokumen ke teman sehingga kadang-kadang cukup dengan Facebook kita bisa mengirim banyak hal tanpa harus membuka Yahoo atau Gmail. Pokoknya Facebook memudahkan banyak hal. 

Ada sih yang 'nyalak' karena katanya Facebook lebih banyak dampak negatifnya ketimbang postitif. Ah, kalau buatku sih tergantung orangnya. Sebagaimana pisau dimana ia bisa digunakan untuk keperluan mengiris dan memotong bahan makanan oleh seoang chef. Tetapi juga bisa dijadikan alat membunuh oleh orang yang salah. Jadi, santai saja. Gunakan Facebook sebagai media sosial seperlunya, dan kalau bisa gunakan untuk menjembatani kebaikan dari manusia satu ke manusia lainnya di muka bumi ini. Toh, semua hal di dunia ini hanyalah alat untuk membantu manusia menjalankan tugasnya sebagai wakil Tuhan sebelum dipanggil pulang ke rumah sebenarnya.

Depok, 17 Oktober 2015

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram