A Great Woman Behind a SAMURAI COOK


Haru dan Funaki Yasunobu
Sebuah film asal negeri sakura berjudul "Bushi no Kondate" (A Tale of Samurai Cooking) pada periode Edo (1603-1867) kembali memikatku. Film yang rilis tahun 2013 ini berkisah tentang seorang gadis bernama Haru dikenal karena kemampuannya memasak di Edo (sekarang Tokyo). Ia adalah pelayan yang bekerja untuk istri kedua seorang Lord of Kaga (petinggi organisasi samurai) di Edo setelah orangtuanya meninggal akibat kebakaran hebat di restoran mereka. Haru yang belajar memasak dari kedua orangtuanya sejak kecil tumbuh menjadi gadis yang sangat suka memasak dan menyenangkan majikannya dengan masakan-masakan lezatnya. Suatu hari saat ada perjamuan untuk sang Lord, juru masak Funaki Dennai menantang siapa pun untuk menebak sebuah menu yang ia sajikan. Ternyata Haru lah yang bisa menebaknya.

Suatu hari Funaki Dennai mendatangi Haru secara pribadi untuk memintanya menjadi menantunya. Ia ingin Haru menikah dengan anaknya yang akan menjadi penerus kepala chef, Funaki Yosunobu. Ia berharap Haru dapat membantu Yosunobu dalam praktek memasak ketimbang menjadi seorang samurai. Ia ingin agar Yosunobu menjadi penerus keluarga Funaki menjadi chef bagi di dapur samurai. Atas desakan majikannya Haru menerima pernikahan tersebut dan diperlakukan dengan sangat baik dan penuh kasih sayang oleh keluarga Funaki. Sang ibu mertua sangat berharap Haru dapat membantu Yasunobu berubah dan mendapatkan seorang cucu. 

Lezat
Haru melayani keluarga itu dengan sangat baik, meski hubungannya dengan saag suami Yasunobu tidak terlalu baik karena memang mereka tidak saling mencintai. Yasunobu mencintai gadis lain sejak masih remaja yang kemudian dinikahi sahabatnya.Meski merasa tidak bahagia, Haru tidak memiliki pilihan selalu membantu Yasunobu menjadi seorang chef hebat. Baktinya pada keluarga Funaki bahkan membuat Haru mampu membuat suaminya terbebas dari hukuman karena bergabung dengan kelompok pemuda yang ingin membunuh Lord of Kaga. Haru hanya ingin suaminya hidup dan menjadi seorang chef hebat. 

Suatu hari Funaki Dennai mendapat tugas untuk menyediakan hidangan terbaik untuk sebuah perjamuan para petinggi samurai. Ia ingin menantang Yasunobu sekaligus untuk melihat bagaimana kemampuannya memimpin sebuah organisasi di dapur samurai. Maka ia meminta Haru mendampingi Yasunobu berkeliling ke berbagai daerah di Jepang untuk mempelajari menu-menu lokal dan mencari bahan makanan tebaik. Berdua mereka melakukan perjalanan panjang dan melelahkan yang kemudian membuka mata Yasunobu bahwa istrinya adalah perempuan hebat dan layak ia cintai. 

Paska perjamuan besar yang sukses, Yasunobu resmi mendapatkan kedudukannya sebagai kepala chef untuk dapur samurai. Dan Ia memilih mencintai Haru untuk menjalani sisa hidupnya yang bahagia dan membanggakan keluarga Funaki. 

Samurai kitchen
Warisan Kuliner Kaga
Keluarga Funaki secara turun-temurun melayani Lord of Kaga sebanyak enam generasi. Lord of Kaga merupakan pimpinan wilayah Kaga yang berasal dari Keluarga Maeda. Keluarga ini memimpin wilayah Kaga selama 300 tahun dan sebanyak 14 generasi. Keluarga Maeda juga diperlakukan istimewa dan memiliki kekuasaan cukup kuat setelah Tokugawa Shogun (Gubernur). Keluarga Maeda juga banyak memberi pengaruh pada kuliner Kaga yang tentunya menjadi warisan kuliner Jepang yang masih ada hingga saat ini. Banyak produk pertanian unggulan dihasilkan Kaga juga wine Jepang yang terkenal. Wilayahnya tidak jauh dari Tokyo. Dan, kalau memiliki kesempatan jalan-jalan ke Jepang jangan lupa mampir ke Kaga dan mencicipi kuliner Kaga yang terkenal sejak ratusan tahun silam. 

Kuliner Kaga warisan dari Kanazawa
Film ini merupakan salah satu film Jepang yang sangat kusukai. Beberapa wajah pemainnya cukup kukenal dari beberapa film dan drama Jepang; suasananya sangat tenang dan nyaman; filmnya pendek dan tidak terlalu banyak konflik; film yang lembut. Film ini juga bilang "Behind every great kitchen samurai there is a great woman" yang bilang bahwa yang menjadi inti dari film ini adalah tokoh perempuan manis bernama Haru, yang mampu menjadikan Yasunobu merubah jalan hidupnya dari seorang samurai menjadi samurai cook. Seorang yang berpindah dari pedang untuk unjuk kekuatan kepada musuh menjadi pisau untuk menciptakan makanan lezat dan dikenang sepanjang zaman. 

Keindahan film ini bukan hanya terletak pada sosok Haru yang manis dan penuh talenta dalam membuat masakan lezat atau kisah cinta antara Haru dan Yasunobu yang tumbuh perlahan. Ada sebuah perhelatan tari dan musik ala samurai yang membuatku sangat tersentuh. Indah sekali. Klasik dan seperti berkendara angin yang lembut. 

Silakan nikmati film disini: A Tale of Samurai Cooking

Sumber gambar
http://www.ifi.ie/ataleofsamuraicookingcomp
https://judebfood.wordpress.com/2015/06/22/a-heartwarming-tale-of-samurai-cooking/
http://www.kanazawa-tourism.com/eng/info/info4.php

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram