Jadilah Anggota Dewan, Jadilah Kaya Raya

Senangnya jadi Anggota Dewan, Gajinya sebentar lagi setingkat gaji Presiden

Pagi-pagi buka Kompas.com dan mataku langsung sakit pas lihat headline berjudul "Anggota DPRD DKI Merasa Pantas Digaji Rp. 70 juta-Rp. 150 Juta sebulan". Geli aja baca judulnya. Benarkah mereka merasa demikian atau ini akal-akalan media saja untuk membuat citra DPRD DKI menjadi lebih buruk karena mereka memang sedang berkonflik dengan Gubernur Ahok? 

WOW! (Sumber: Tribunews)

Sebagai rakyat, aku sih bergidik ngeri dengan pemikiran anggota dewan yang ingin hidup kaya dari gajinya sebagai wakil rakyat, sementara di warga Jakarta saja harus pontang-panting berhemat untuk menjalani hidup sangat sederhana. Sederhananya, mengapa pelayan rakyat menuntut hidup sejahtera dibanding rakyat yang dilayaninya? lalu uang untuk rakyat dari mana? Dunia sudah jungkir balik ya...

Padahal masih banyak mereka yang harus dibayar mahal di Republik ini jika tujuannya untuk meningkatkan kinerja. Sebut saja Guru dan Dosen. Sebagai pendidik anak-anak bangsa gaji mereka terlampau kecil dengan tanggung jawab begitu besar: mendidik manusia, dimana mereka dituntut bukan saja menyampaikan ilmu pengetahuan tapi juga menggembleng moral. 

Selain itu, dana APBN juga bisa dimanfaatkan untuk membangun sekolah-sekolah dan perpustakaan daripada membuat anggota dewan kaya raya. Bagaimanapun juga dunia pendidikan Indonesia, dan kesehatan harus diutamakan pembiayannya oleh negara dibanding yang lain kerena merupakan fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Tanpa menomrosatukan pelayanan prima pendidikan dan kesehatan, cita-cita mulia kemerdekaan yaitu "Mencerdaskan kehidupan bangsa..." akan sulit dicapai. 

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram