TUESDAY EROTICA CLUB

Book and food make a good mood.

Sahabat, kadangkala datang dari tempat tak terduga dan melalui momen yang mungkin pada awalnya tak menyenangkan. Novel ini merupakan sebuah kisah tentang empat orang perempuan yang bersahabat setelah melalui momen-momen tak menyenangkan yang mereka lalui secara bersama-sama atau saling berkaitan satu sama lain. Sahabat, seringkali merupakan pribadi-pribadi tak terduga namun ternyata memiliki kehangatan yang mampu membangkitkan semangat yang patah, hingga hidup berlanjut indah. 

Adalah Aimee, Lux, Margot dan Brooke yang memulai persahabatan mereka dari sebuah klub menulis 'cerita erotis' pada tiap hari selasa. Mereka berkumpul di sebuah ruang rapat kecil sekitar 1-2 jam setelah makan siang di kantor mereka, sebuah firma hukum terkenal. Aimee yang memulai ide itu sedang hamil dan memiliki masalah dengan suaminya yang gila kerja dan tak ingin memiliki anak. Suaminya teramat tergila-gila bekerja sebagai seorang photografer, yang beberapa diantaranya adalah photo erotis bagian-bagian vital tubuh Aimee, dan berharap menjadi kaya-raya jika karya-karyanya terjual dengan harga fantastis. Sedangkan Aimee sendiri mendambakan kehidupan tenang dengan suara anak-anak diantara kesibukan mereka bekerja. Ia ingin hidup normal dan berhenti hidup dengan ambisi yang melangit.  

Margot adalah perempuan berusia 50 tahun yang cantik, modis, tidak menikah dan ingin sekali menjadi milik Trevor, bos mereka. Ia pikir, Trevor yang telah bercerai dengan istrinya adalah pasangan yang tepat untuknya. Ia juga memiliki kesenangan berbelanja barang-barang mewah yang membuat lemari pakaiannya penuh. Ia merupakan seorang pengacara andal, smart, cekatan dan modis. Ia juga merupakan bibi yang baik bagi tiga sepupu laki-lakinya yang nakal. 

Brooke adalah perempuan bahagia yang telah berusia 42 tahun, yang setia pada kekasihnya, Bill, selama 20 tahun tanpa ikatan pernikahan. Sesekali ia menyesal tidak menerima lamaran Bill saat mereka lulus kuliah, sebagaimana ibunya selalu menyesalkan mengapa brooke harus setia pada Bill sedangkan Bill sibuk meniti karirnya. Tapi kemudian ia mensyukuri bahwa tiadanya pernikahan membuatnya memiliki kebebasan untuk mengembangkan hobi dan karirnya. Selain bekerja di firma hukum bersama Margot, Aimee dan Lux, ia juga merupakan seorang pelukis. Impian terbesarnya adalah ia dikenal orang karena lukisannya dan terobsesi melukis Lux. 

Lux, perempuan berusia 23 tahun, sekteraris Trevor yang sangat suka berdandan menor dan memaki pakaian seksi. Aimee sering mencela caranya berdandan karena ia menggunakan kosmetik murahan dan cenderung tampak seperti seorang pelacur. Ia juga tak suka cara Lux bicara yang terkesan serampangan, galak dan tak bermakna. Lux, meski dicela Aimee dan dianggap tak ubahnya perempuan murahan dekat dengan salah seorang bibinya yang merupakan seorang pelacur dan mewarisi sebuah rumah dari bibinya setelah perempuan itu meninggal. Ia berambisi untuk menginvestasikan rumah dan apartemennya agar ia merdeka secara keuangan, dan menodong Trevor mengajarinya soal investasi selain memcarinya. 

Setiap selasa, masing-masing mereka membacakan kisah erotis yang mereka tulis. Baik tentang kisah mereka sendiri, yang disamarkan dengan menggunakan nama lain, atau benar-benar kisah imajinatif yang ingin mereka alami sebagai perempuan. Sejak awal, Aimee tidak suka dengan Lux dan ia sering berkata-kata pedas pada Lux yang pada minggu kesekitan pertemuan mereka berbuah sebuah perkelahian karena Lux sudah tak tahan dengan kata-kata pedas Aimee. Lux yang polos menjambak rambut Aimee dan bersikap seperti kucing kesetanan. Lalu Ia meninggalkan klub itu dan sibuk dengan urusan investasi rumahnya. 

Di luar kantor, Aimee, Margot dan Brooke bersahabat dan sering melewatkan waktu bersama baik untuk berbelanja, nonton di bioskop maupun sekedar bergosip tentang Lux yang telah menjadi pacar Trevor. Meraka mengasihani Margot yang kalah cepat oleg gadis muda yang cantik dan seksi bernama Lux. Aimee, yang tak bisa mengendalikan suaminya sendiri dari sikap tak acuh meski ia sedang sangat butuh perhatian karena kehamilannya, memutuskan untuk mengajukan gugatan cerai dan mulai berfikir bahwa Lux itu konyol dan lucu. Tapi, ia bingung bagaimana membiayai sewa apartemen dan hidup bayi yang akan dilahirkannya. Sedangkan Lux sibuk dengan rumahnya yang akan disewakannya dan bersiap membeli apartemen kedua untuk pendapatnnya setelah ia terlibat pertengkaran dengan Trevor dan mendapat kompensasi sebesar 15.000 dollar dari firma hukum tempatnya bekerja agar ia tak mengajukan tuntutan hukum karena pertengkaranya dengan Trevor disaksikan karyawan kantornya. 

Aimee suka dengan kehamilannya, namun berat badan bayi Aimee sangat rendah dan dokter menyarankannya untuk bed-rest. meksi ia khawatir tak mendapatkan penghasilan untuk membiayai perawatan apartemen dan biaya hidup, Aimee menyerah karena ingin bayinya selamat. Margot dan Brooke menjadi penjaga Aimee yang paling setia. Mereka membantu Aimee menjual photo-photo berbingkainya, memberinya hadiah istimewa saat perayaan penyambutan kelahiran bayi hingga membantu proses perceraiannya dengan suaminya. Sampai kemudian, mereka berfikir untuk mengajak Lux yang telah berhasil memikat mereka karena sifatnya yang sembrono, suka berkata pedas, namun cantik dan seksi. Lux juga telah menyadarkan Brooke bahwa selama ini Brooke telah menyia-nyiakan hidupnya karena setia pada Bill yang ternyata seorang homoseksual. 


Sambil menunggu kelahiran bayi, mereka berempat belajar banyak hal. Tentang pekerjaan, cinta, persahabatan dan kelanjutan kegiatan menulis mereka. Lux mulai paham soal investasi dan berambisi mengumpulkan uang sebanyak mungkin, Margot berhasil berpacaran dengan Trevor, Brooke putus dengan Bill dan Aimee berhasil mendapat persetujuan cerai dari suaminya. Ketiga perempuan, selain Aimee berfikir bahwa setiap orang memiliki kehidupan mereka masing-masing dan setiap orang memiliki jalan yang harus ditempuh jika ingin menjadi seperti yang mereka inginkan. 

Diakhir cerita, setelah Aimee melahirkan dan ketiga perempuan menjadi 'ibu lain' bagi Alexandra Grace alias anak Aimee, mereka melanjutkan kegiatan mereka dalam menulis cerita erotis. Mereka berjanji akan mengajak Alexandra Grace bergabung jika anak itu sudah cukup usianya.  

Membaca kisah ini sungguh terhibur. Bukan saja oleh sikap konyol para tokoh, dan kadang-kadang sikap kekanakan mereka. Juga tentang pilihan-pilihan yang mereka buat dalam menjalani kisah mereka berempat sebagai sahabat. Semoga kita bisa memetik hikmah. 

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram