DUTA PETANI MUDA 2014


Ilustrasi

Baru kali ini aku mendapati sebuah informasi yang begitu menantang di sektor pertanian. Sayangnya, aku tak memenuhi syarat untuk ikut serta. Ya, namanya adalah Duta Petani Muda 2014. Hari gini, siapa sih anak muda yang tertarik menjadi petani? Sepengetahuanku kebanyakan anak muda sekarang lebih suka ngalor ngidul nggak jelas di dunia maya dan berBBM ria buat membunuh waktu. Update soal pacar lah, selfie bibir dimonyong-monyongin lah, berantem lah, rebutan pacar lah dan pamer barang-barang baru. 

Program yang diselenggarakan atas kerjasama beberapa lembaga seperti HIVOS, Oxfam, KRKP dan sebagainya ini menurutku merupakan sebuah terobosan penting dalam dunia pertanian dan wirausaha pertanian yang sudah banyak ditinggalkan kaum muda yang lebih memilih mengadu nasib sebagai eksekutif muda id kota-kota besar. Menjadi PETANI BERDASI dan BERDAULAT mungkin merupakan tujuan jangka panjang ajang ini bagi anak-anak muda yang madi bingung bahwa menjadi petani nggak mesti miskin dan tak berpendidikan. Nah, bukan saatnya lagi anak-anak muda merasa minder terlahir sebagai anak petani atau sekolah di jurusan pertanian. Saatnya anak-anak muda menjadi pandu ibu pertiwi dalam mewujudkan kedaulatan pangan negeri sendiri. 

Nah, untuk mendaftar menjadi petani muda syaratnya mudah saja, yaitu: 
  1. Usia dibawah 35 tahun
  2. Sudah bergerak di bidang wirausaha pertanian minimal 3 tahun
  3. Komoditas pertaniannya apa aja
  4. Diutamakan kaum muda yang memiliki terobosan baru dalam teknologi pertanian, pengelolaan lingkungan, penerapan model usaha maupun pengembangan komoditas pangan alternatif.
  5. Keikutsertaan perempuan sangat ditunggu (yea! kalian istimewa!)

Lalu, kirimkan cerita berupa tulisan mengenai usaha pertanian yang digeluti ke email yang disediakan panitia. Dan bersiaplah mengikuti program pengembangan, pendampingan teknik selama 5 bulan, akses pasar dan media juga pendanaan. Dan semuanya GRATIS!

Menurutku, program ini sangat bagus untuk bisa mengalihkan perhatian dan kegalauan anak muda akan dunia entah berantah yang mereka geluti sebagai pelarian. Menjadi petani adalah menjadi penopang kehidupan negeri, sebab petani yang membuat piring kita terisi. Semoga banyak anak muda yang tertarik dan ikut serta kegiatan ini agar kelak Indonesia benar-benar menjadi negara merdeka, berdaulat, adil dan makmur sebagaimana mandat kemerdekaan...

Sumber gambar
http://imagro-uj.blogspot.com/2013/10/urban-farming-edisi-2.html


Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram