Selat Sunda, Pesona Jawa-Sumatera


Kapal-kapal di Selat Sunda dan kota pesisir Banten di Kejauhan sana....
 Inilah selat tersibuk se-Indonesia, penghubung Jawa-Sumatera
Hei, ada kapal bertulisakan 'We Love Indonesia'
 Lihat, embun yang tipis masih menyelimuti perbukitan
 Ini dia kapal yang kutumpangi, Titian Nusantara. Punya orang kaya Indonesia yang mana ya?
Sebuah pulau yang perawan

Perjalanan kemarin adalah kesekian kalinya aku menyeberang dari Lampung ke Jakarta menggunakan kapal laut. Hari itu entah karena apa perjalanan menjadi begitu berat dan lamban. Tetapi aku berusaha tetap semangat dan berharap segalanya akan baik-baik saja. Jam 6 pagi, aku keluar dari ruangan bermaksud menghirup udara yang murni di Selat Sunda dan menikmati pemandangan menuju Pelabuhan Merak. Aku sempat memotret beberapa pemandangan dan merekam suaraku sendiri. Ya, buat narsis-narsisan sih. Sebab waktu kecil aku kan bercita-cita menjadi 'Pembawa Berita di Televisi' supaya terkenal se-Indonesia, tapi gak kesampaian, hehehe....

Cerita 1

Cerita 2

Hari itu kapal yang kami tumpangi mengapung saja di lautan. Katanya sedang menunggu giliran sandar di pelabuhan. Jadi kami baru akan turun dari kapal pukul 6. 30 pagi. Laut begitu tenang, udara pagi begitu murni dan rasa lelahku sedikit terbayar oleh karunia. Aku juga sempat melihat dua punggung ikan hiu di air. Aku nyaris tak percaya, tapi orang-orang disekitarku mengatakan bahwa itu ikan hiu. Ah, Selat Sunda yang menjanjikan, kapan ia akan menjadi Pelabuhan dan kota pantai yang modern?

Depok, 18 Desember 2013

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram