Ben dan Juwita # 29


Sebelum Aku Pergi

Ben, kamu pernah dengar sebuah lagu? 
Sepertinya hujan menjadi lebat dan ruangan menjadi dingin
Orang-orang menjadi lapar tanpa tahu apa yang harus mereka makan
Ini lagunya, baiklah, dengarkan aku menyanyikannya untukmu
"When the rain is blowing in your face,
And the whole world is on your case,
I could offer you a warm embrace
To make you feel my love"


Ben, mungkin benar lagu ini tak akan membangunkanmu
Tetapi, mungkin kau akan suka lirik selanjutnya
Dengarkan aku ya
"When the evening shadows and the stars appear,
And there is no one there to dry your tears,
I could hold you for a million years
To make you feel my love"


Jika saja saat ini hujan, dan langit berkhidmat dengan awan
Kau akan dengar suaranya mengalun ditelingamu
Ya, lagu semacam ini tak cocok untuk cuaca panas
Tetapi kamu pasti tahu maknanya
Ben, apakah kamu sedang menghapal liriknya?

Atau, mungkin kau mau mendengar tentang Aomame?
Ah ya, kau belum pernah mendengar kisah perempuan Jepang itu kan?
Halaman berapa yang ingin kubaca untukmu?
Baiklah, akan kubacakan halaman 100 saja ya

....She always spoke softly. Her voice was easily drowned out by a slight gust of wind. People had to pay attention to what she was saying. Aomame often felt the urgue to reach over and turn up the volume-if only there were a knob! she had no choice but to listen intently....

Ben, kamu tahu, bahwa aku dan kamu, terlambat
Ya, terlambat mengenal si pencipta tokoh Aomame
Kupikir kita harus punya waktu bersama
Membaca si Haruki itu
Membacanya sampai habis, sampai kita puas
Lalu kita menggambar semua karakter di udara

Ben, aku tidak tahu apakah aku harus benar-benar pergi
Kemana aku harus pergi?

Bandar Lampung, 16 Oktober 2013

Kisah sebelumnya:


Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram