Makan-Makan di Makassar



Hari minggu, 28 Juli lalu, aku dan seorang teman janjian buat buka puasa bersama. Berhubung males ke arah Jakarta, jadinya kami memilih Warung SS di Depok sebagai tempat andalan. Nah, mau reservasi sejak siang tapi nggak tahu nomor teleponnya, meski udah ngubek-ngubek karanjang om Google. Akhirnya, kami berangkat ke lokasi jam 4.30 sore, berharap belum penuh. Di sepanjang jalan yang macet itu, jantung kota Depok penu sesak oleh masyarakat yang berburu tempat untuk buka puasa bersama. Hm, nampaknya tradisi buka puasa di rumah sudah ditinggalkan. Setiap keluarga kayaknya berbondong-bondong makan di luar. Nah, pas nyampe lokasi ternyata udah penuh. Motor yang parkir aja udah nyampe ke badan jalan, kayak jualan motor seken. Trus, penerima tamunya bilang klo semua meja udah penuh. Ah, bukan rezeki dah bukber di Warung SS. 

Akhirnya, kami berdua berjalan nyambi lirik kanan kiri kali-kali aja ada restoran atau kedai makanan yang belum penuh. Dannnnnn, kami menemukan sebuah tempat makan asyik. Namanya Daeng Efoo Seafood Makassar! Yuhu, kami memutuskan untuk masuk dan saat itu baru ada 2 orang pengunjung. Ternyata, tempat makan berlantai dua ini baru bulan ini beroperasi, jadi meksi udah sore belum banyak peminat yang datang *karena mereka belum tahu kali yeee*. Nah, karena harga-harganya lumayan mahalllllll, jadi kami pesan yang standar aja, supaya cukup di kantong, kenyang di perut dan puas di pengalaman. 




Evaluasi: 
Kami pesan ikan bakar kerapu rica-rica, tumis toge, cah kangkung, es pisang ijo, dan jus terong belanda. Nah, ditempat ini, kami juga diberi kurma dan kolak pisang gratis sebagai takjil untuk berbuka puasa. Hari itulah, di Ramadhan ini, aku makan kolak untuk pertama kalinya. Rasanya ngangenin kampung halaman. Nah, satu persatu pengunjung berdatangan. Dari logat bahasa dan paras wajahnya mereka kemungkinan orang Makassar. Pas ikan bakar dihidangkan, cuping hidungku langsung megar. Ini ikan baunya segar dan pastinya enak. Ikan seberat 11 ons itu membuat kami kewalahan melahapnya, karena itu makanan untuk bertiga. Ikannya segar dan gurih, sambalnya mantap, meski cah kangkungnya kurang enak. Tapi, akhirnya semua makanan tandas. Alhamdulillah....

Supaya nggak kaget, nih kubocorin harga menunya:
Ikan bakar Rp.11.000/ons
Cah kangkung polos Rp. 10.000
Tumis toge polos Rp. 10.000
Eh pisang ijo Rp. 15.000
Jus Terong belanda Rp. 15.000

Mahal sih, meski 4 jenis sambal yang terhidang gratis alias nggak beli kayak di Warung SS *tapi kurang pedas, nggak nendang*, tapi harap maklum karena harga itu sudah termasuk pajak dan tips untuk pelayanan. Nah, mereka juga menyediakan layanan pesan antar loh. 

Depok, 31 Juli 2013

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram