Thesis: a Student Who Confused



What I have to do? Uh, terhitung sudah 13 hari lamanya sejak aku seminar proposal tanggal 30 Mei lalu, sampai hari ini aku belum melakukan perbaikan proposalku. Sibuk? ya, gitu deh, menyibukkan diri. Nggak sibuk-sibuk amat sih, tapi memang ada hal-hal lain yang juga dikerjain. Itung-itung menghibur diri, daripada jadi korban jerawat batu akibat stuck di kamar. Atau bingung? ya, lumayan bingung. Maklum di Depok gak ada hiburan selain 4 buah Mall dan perpustakaan UI.  Btw, aku juga mulai ngepak barang-barang utuk dibawa pindahan ke Lampung. I am ready to return dan I hope I am doing good. Lama juga mikir antara pulang dan tetep di Depok. Toh, aku tinggal melakukan penelitian lapangan dan bisa bimbingan jarak jauh, meski nanti akan bolak-balik juga sih. Tapi setidaknya, kalau aku lebih banyak tinggal di Bandar Lampung, aku akan lebih siap untuk mempersiapkan karirku kembali setelah lulus. Maklum, bukan PNS, hehehe...

Nah, kemarin itu, pas aku mo keluar, tiba-tiba ujan padahal udah dandan. Nih jadinya, narsis di depan Web Camera, pengen tahu juga gimana bentuk muka klo photo pake webcam (nyambi merhatiin perkembangn gigi yang udah dipagerin behel selama hampir 2 tahun ini)

 
 
Sebelumnya, sempat demam selama dua hari berturut-turut dan kena radang tenggorokan sampai kehabisan suara. Keadaan parah banget karena itu berbarengan dengan masa PMS yang biasanya memang jauh lebih berat dibanding masa menstruasi itu sendiri. Rasanya badan remuk redam dan males makan. Kalau keadaan demikian mana bisa ngerjain perbaikan proposal, cuma bisa tiduran nyambi baca-baca buku yang ringan (ngeluh anak kosan *__*). Sebelumnya, aku dan beberapa teman makan malam di Warung SS di Depok, karena aku janji traktir mereka setelah seminar proposal. Nah, hari itu, setelah Ashar ujan sangat deras, bener-bener super heavy rain dan aku nggak bawa payung karena aku sudah terlanjur nongkrong di Margo City lihat anak-anak kecil main Ice Skating. Orang-orang menyemut di Mall itu. Alhasil, lumayan basah sepatu dan rokku, karena gak pake wedges (karena kupikir nggak bakalan hujan). Btw, malam itu cukup lucu, kami cerita banyak hal termasuk tradisi pernikahan ala berbagai suku di Indonesia, sambil meledek dua temanku yang akan menikah dalam waktu dekat.

Malam malam dengan aneka sambal...
Peserta makan malam yang pada kehujanan...
Yang tersisa hanya tulang ikan dan perut yang panas, hehehe...
Nah, hari ini rencananya mau ketemuan sama pembimbing dan mendiskusikan perbaikan yang sedang kulakukan. Moga-moga gak banyak perbaikan deh, puyeng klo perbaikan mulu, lama-lama melenceng dari fokus. Dua hari kemarin jelas aja nggak bisa bimbingan karena aku nggak punya suara, dan dua hari itu suara yang keluar dari bibirku mirip lenguhan kodok, hahaha. So, now, I am ready to revise my Theses proposal and discuss with my cool supervisor...

Why I am feel confused? 

Depok, 12 Juni 2013
-Mendung, nungguin hujan supaya bisa menstimulan ide untuk melanjutkan serial Ben dan Juwita. Tapi, klo sore-sore hujan, bisa susah klo mau ke kampus. Hm, penasaran juga tuh serial Ben dan Juwita mau aku bawa ke mana....-

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram