Thesis : Kerjakan! Kerjakan!


Karpet bergambar Doraemon dkk tempat aku selonjoran nyambi baca novel kalau boring ngerjain Thesis atau baca buku-buku tebal berbahasa Inggris itu. Selama tiga hari, selesailah buku terbaru Agustinus Wibowo yang berjudul "Titik Nol", hehehe. Selingan selanjutnya adalah membuat tulisan tentang buku itu >_<

Hal paling sulit dalam mengerjakan Tesis adalah mengerjakan Bab 1 dan Bab 2, yang sekarang sedang kugarap. Hm, sebenarnya sudah sejak beberapa bulan lalu, sebelum berangkat ke Amerika sampai sudah kembali lagi ke Indonesia. Tiga bulan sudah, dua bab itu belum kelar juga dan masih buat aku pusing tujuh keliling. Huff, ini langkah baru. Penelitian ini tentang hal baru, menantang sekaligus bikin rambutku berguguran kayak daun-daun tua. Aku harus bersabar. Kerjakan! Kerjakan!
Ekspresi saat mengerjakan Tesis, masih untung tidak tinggal tulang dan tidak ditutupi jerawat. kalau iya, bisa jadi jalanan berkerikil tajam, hehehe..
Barusan ngubek-ngubek tiga 5 buku yang berkaitan dengan Metode Penelitian dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, malah bikin perutku mual. Dimana? Dimana itu paragraf-paragraf yang kubutuhkan? Kenapa nggak ada semua? Hoaaaaaa, nangis tanpa air mata!!! Jangan sampai kau harus ke perpustakaan buat ngubek-ngubek buku-buku tua berdebu yang bakal bikin aku bersin 20 kali....

Lagu-lagu berbahasa Inggris yang kuputar via Winamp udah nggak jelas lagi tentang apa (nyambi belajar bahasa Inggris sebelum tes IELTS), yang penting ada suara selain suara dikepalaku yang beratnya minta ampun. Segelas coklat sudah ludes, segelas cappucino baru diseduh dan sebungkus keripik singkong baru habis. Tesis oh Tesis, betapa besar keinginanku menjadikannya hasil riset yang memuaskan pembaca, juga perjuangan kelas petani yang ingin aku bela. Bertahan! bersabar! pasti bisa!

Messy desk-ku sejak mengerjakan Tesis, bisa nyambi bercermin kalau lagi feel bored, hehehe..
Tumpukan buku yang belum dibaca.....
Hukum langit buatan DPR-RI ini susah buat dipahami. UU ini harus bertarung dengan UU sektor lain kalau mau bikin rakyat Indonesia terbantu dengan program-programnya. Huff, tapi ternyata masih ada yang lebih rumit dari Undang-Undang, yaitu celoteh para pejabat :)
Depok, 16 Maret 2013

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram