KUDETA SBY!


Presiden SBY galau (sumber: www.harianterbit.com)

Kemarin malan, lagi asyik mimpi eh kebangun gara-gara dapat sms dari sepupu. Isi sms itu bilang supaya aku berhati-hati karena akan akan demonstrasi besar-besaran pada hari Senin (hari ini maksudnya). Demo apaan, kok aku baru dengar ya? Dijawab oleh sepupuku katanya demo mau menurunkan Presiden. Aku langsung kebangun dan buka Facebook (berita di FB lebih cepat dari situs manapun, hehehehe). Benar saja, katanya bakal ada aksi besar-besaran untuk menurunkan Pres-Wapres. Pengen ketawa ngakak, perasaan gak ada gerakan apa-apa deh, nyaho-nyaho akan ada kudeta. Ah, sableng bener isunya. Berapa banyak massanya? Barusan saja harga bawang turun masa iya mau demo macam 1998 aja. Males aja mengorbankan rasa aman gara-gara ide gak jelas itu.  

Apalagi aku sedang super-duper-sangat ruwet gara-gara Tesis mentok, nggak kuat kalau harus ikut ribut soal KuDeTa....

Baca-baca berita di internet sih memang banyak beredar isu soal kudeta. Sampai-sampai SBY curhat kemana-mana. Ternyata, aksi yang digadang-gadang bakal heorik hari ini cuma bagi-bagi sembako di depan kantor YLBHI. Beuhhh, kelihatan banget gak punya konsep tuh penggagas demo kudeta. Klo dipikir-pikir, gak ada gunanya juga menurunkan paksa Pres-Wapres gini hari. Analisanya sederhana saja:

1. Masa jabatan mereka akan segera berakhir. Pemilu akan berlangsung 2014 nanti, dan sekarang udah Maret 2013. Ngapain kudeta? Lagipula kalau ada kudeta harga-harga kebutuhan pokok pasti melambung tinggi, kasus-kasus korupsi pasti tertelan bumi, dan bakal terjadi kekacauan dimana-mana. Mana ada masyarakat yang mau jadi korban kerusuhan seperti tahun 1998, bikin tambah miskin aja. 
2.  SBY kan Jenderal. Selama ini TNI/Polri aman-aman saja kecuali beberapa kasus korupsi dan soal keamanan yang mengusik nama beberapa jenderal dan petinggi. Nampaknya juga nggak ada yang dikecewakan Presiden. Gak ada juga isu kudeta dari kalangan mereka. Kalau benar-benar akan ada kudeta, dimana-mana pasti sudah dikuasai mereka. Ah, bener-bener omong kosong soal kudeta itu, bikin nyampah di media aja. 
3.  Bangsa ini sedang berkutat menghadapi ketikadilan, menyembuhkan diri. Kasus korupsi dimana-mana, parpol makin mata duitan, anak pejabat tak mempan hukum, kehancuran lingkungan kian merajalela, konflik dimana-mana. Ngapain juga menurunkan Presiden? bukankah biaya sosial dan politiknya lebih besar dibandingkan jika semua elemen bangsa bersiap menghadapi pemilu 2014? Bangsa ini sakit mulai dari akar hingga pucuk pohon, mulai dari pemimpin hingga yang dipimpin. Jikapun Pres-Wapres turun, apa gunanya kalau semua pejabat negara korup?

Ujung-ujungnya Ratna Sarumpaet, selaku pemimpin MKRI, yang katanya menjadi penanggungjawab aksi tersebut jadi bulan-bulanan pembaca di media massa, apalagi internet.
Bener-bener gak ada gunanya melambungkan isu Kudeta. Mau ngapain? Cari sensasi buat mendongkrat popularitas juga malah berbuah caci maki dimana-mana. Alangkah (gak) Lucunya Negeri ini....

Mending ngerjain Tesis. Belum bisa bernafas lega sebelum sampai ke garis finish.... 

Depok, 25 Maret 2013. 

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram