Ben dan Juwita # 20


0

Ben, satu persatu 
Nama mereka diperdengarkan
Layaknya hari ini
  : ada yang pergi
    tak akan pernah kembali
    
    airmata berhamburan
    tangis bersahutan
    bunga-bunga pun ditaburkan
    Ben, bisa kau tebak harimu?

Aku masih disini
Dibawah pohon merah
seperti burung penyendiri
Bercerita
dan menunggumu.
Sungguh, kau dengar aku kan?

Entah apa hubungannya  
mimpi-mimpiku
adalah geometris yang bertaburan
tak kudengar suaramu
mungkinkah kau pergi juga, Ben?

Ben, kau harus membaui

Hari-hari yang menua
dan hal-hal yang menjadi asing
Seperti bunga-bunga yang membusuk 
Mengapa bunga harus membusuk, Ben?

dan saat jantungku berdegup kencang
mungkinkah kau mendengarnya, Ben?
Hari ini, dunia seperti janin didalam balon
kau bisa dengar suaranya?

Depok, 15 Februari 2013

-Tribute to: Gamal Pasha-  

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram