10 Tahun Merantau, Lalu?



"Kamu ini sekolah melulu, kapan kerjanya?" Kata Bibiku

"Sukses sekarang mah ya, sekolahnya udah tinggi." Kata seorang tetangga.
"Sampai kapan mau sekolah terus, udah buruan nikah." Kata seorang sepupu.
"Kapan pulang, Ka? Ntar kehabisan jodoh loh!" kata seorang teman.
"Ika, Bapak kamu udah tua dan pengen nimang cucu." Kata tetangga lagi.
"Hebat ya bisa sekolah ke luar negeri, moga nular ke anak saya." Kata teman sepupuku.
"Ika, kapan lu pulang? Kangennn!" Kata seorang sahabat.
"Teh Ika, kalau pulang jangan lupa bawain jam tangan yang dalemnya gambar bendera Amerika ya." Kata seorang sepupu kecil.
"Cepet pulang, bangun kampung halaman." Kata seorang guru.
"Ika, kamu ini masih kuliah atau udah nikah sih?" Kata seorang teman lama, baru ketemu di FB. 

Trus aku harus jawab apa nih? Karena aku kepincut buat melamar beasiswa lagi, buat ke Eropa. Beasiswa itu seperti candu. Nikmat, melenakan dan tak ingin kulepaskan. Trus?     

Gak kerasa, udah nyaris 10 tahun meninggalkan rumah sejak pertengahan tahun 2003 untuk melanjutkan studi ke Universitas Lampung. Pulang hanya sesekali, da ya wajib kalau lebaran. Sekarang nih, lagi duduk dan nulis didalam sebuah kotak bernama kamar no 3 di sebuah kosan di kota Depok. Sebentar lagi aku akan menyelesaikan studi Masterku di Universitas Indonesia, dan ya setelah itu seyogyanya aku pulang ke Lampung dan menunaikan janji untuk membangun kampung halaman. Tapi, ada tawaran beasiswa yang cukup menarik, bikin aku jatuh cinta dan sudah mengajukan permohonannya via website sejak 5 jam lalu. Jadi, ah dilema. 

Baiklah, mari kita buat alasan-alasan:
1.  Peluang emas, mumpung masih lajang bo. Kejar!
2.  Nyari seseran buat persiapan biaya nikah, hihihi
3.  Ngumpulin pengalaman internasional.
4.  Siapa tahu ketemu tambatan hati di jalan, hehehe..
5.  Nyari modal buat usaha pas pulang kampung, hehehe....

  

Dikepalaku sudah tercacat begitu banyak hal yang ingin kulakukan saat aku pulang kampung kelak, beragam hal ideal. Aku ingin tetap memperoleh dukungan agar aku bisa pulang dan berpartisipasi membangun kampung halamanku, sekaligus dukungan untuk mengumpulkan hal-hal yang harus kukumpulkan sebelum aku berlaga di medan perang.

Depok, 11 Februari 2013

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram