Aku dan Cerita Tentang Hujan # 10


Jembatan kayu di desa Sukapura, kampung halamanku (2012)

Hujan,
Jadi ingat kampung halamanku
Jauh di pulau Sumatera
Di seberang Selat Sunda.

Hujan,
Selalu membawaku pada rindu
Rindu pada kampung halamanku
Rindu pada nyanyian kodok di tepi sawah, wangi dedaunan yang bertasbih, langit kelabu yang menenangkan, juga sungai yang mengalir tenang.
Rindu pada pisang, ubi, talas dan pepaya.
Rindu pada suara burung hantu di pohon milik tetangga.
Rindu pada tawa lepas anak-anak saat bermain 'Cakte' 
Rindu pada pelangi yang memeluk bukit Abung
Rindu pada wangi kopi panas yang baru dihidangkan.

Hujan,
Selalu membuatku rindu pada kolam-kolam dengan ikan-ikan yang berkejaran.
Juga rindu pada teriakan kambing-kambing kelaparan yang ingin segera merumput.

Hujan, 
Selalu mengingatkanku akan kebun dimana aku memanen jamur, lalu memasaknya menjadi hidangan lezat, pada ayam-ayam yang dipanggil pulang, pada suara jangkrik yang mendayu, pada rasa yang tak pernah terkatakan. 
Juga membuatku rindu pada jalanan becek tempatku bermain-main bersama teman-temanku dan mengotori seragam sekolahku, pada suara gemuruh di langit dan pedang cahaya yang membelah langit. 

Hujan,
Membuatku selalu ingin pulang,
Lalu berlindung dibalik selimut,
Terlelap, menuju mimpi.  

Depok, 6 Januari 2013 

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram