Ben dan Juwita # 18


Black Rain

31 Januari, hujan lagi, Ben.
Kau dengar suaranya kan?
Ribut!
Diatas sana, diatap.

Kau tahu makna hujan bagiku, kan?
Apa makna hujan bagimu?
Kukira, kau suka hujan, ya kukira begitu
Atau ingin kuajari cara menikmati hujan?

Waktu aku masih bocah, hm, mungkin 5 tahun
Aku selalu menikmati hujan bersama nenekku.
Kami menunggu, kadang duduk kadang berdiri
Kami berdua mendengarkan suaranya,
Seperti pasukan yang sedang berbaris!
Lalu, akan ada pelangi diatas bukit
Kami menikmatinya sampai ia pudar.
Kau suka cerita yang ini?

Kau suka kopi, Ben?
Kuberi tahu: kopi berteman hujan!

Waktu aku berumur 15 tahun
Aku suka memandangi halaman
Saat hujan, tentunya, yang mengubahnya jadi kolam
Disana ada ombak kecil
Sama, seperti pasukan yang berbaris.
Sampai-sampai terlena aku dibuatnya, Ben.

Saat ini, saat tiga musim nyaris berganti
Aku masih setia mendengarkan hujan     
Sesekali sembari menyeruput kopi hangat
atau menulis
Bagaimana denganmu?
Tak usah malu padaku, bercerita saja!

Baiklah, mari hentikan
Tak usah lagi bicara hujan!
Hujan sudah reda. 

Ups! ada kucing manis di pintu, melihatku
Ben, pernah kau bayangkan jika aku seekor kucing?  

Depok, 31 Januari 2013, 20.45 WIB  

Sumber gambar:
animasi-bergerak.org 

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram