Sunset Party and Indonesian Food



Minggu, 2 Desember lalu, aku memasak beberapa jenis masakan Indonesia. Ada Nasi Goreng/ Indonesia Fried Rice, Ayam Goreng/ Indonesia Fried Chicken, Sup Sayuran, Gado-Gado, Sambal Kecap, dan Wedang Jahe. Aku dibantu Cesar, kawan dari Guatemala saat menggoreng ayam dan dibantu Y Lot, kawan dari Vietnam saat membuat Nasi Goreng. Kalau pas angkut-angkut makanan ada Abdul Jabbar dan Abdul Madjid, kawan dari Saudi Arabia. Nah, yang bantuin cuci piring adalah Ryoko, kawan dari Jepang dan YuHuei, kawan dari Taiwan. Tak lupa ada Han Yu, kawan dari China yang nyumbang beberapa jenis minuman dan buah, juga jadi photograhper. Seneng banget rasanya saat mereka berkomentar super positif tentang masakanku. 

Alhasil masakanku habis tak bersisa, kecuali sambal kecap dan sambal kacang yang katanya rasanya pedas *padahal tuh di lidahku mah nggak kerasa pedas-pedasnya*. Ryoko bilang bahwa ia sangat suka Sup, Rizia dan Y Lot sangat suka Nasi Goreng, Abdul Jabbar sangat suka Ayam Goreng, dan yah kulihat semua suka masakanku. Alhamdulillah, nggak sia-sia promosi masakan Indonesia. Kalau mereka suka, ya aku senang. Ini dia kegembiraan mereka yang juga kegembiraanku....








Pas lagi duduk-duduk nyambi ketawa-ketiwi karena makanan udah pada abis, tiba-tiba ada seorang pria mendekat ke arah kami dan memeluk siapa saja yang ia temui. Dia ngakunya homless alias gelandangan. Dia pengen minum sesuatu. Trus Abdul Jabbar kasih coca-cola, eh katanya dia malah minta Vodka. Ternyata tuh orang asing bawa Vodka dan terpaksa Abdul Jabbar kasih dia segelas es. Dia ngoceh nggak karuan dan maen peluk sana-sini, termasuk aku. Huh, refleks aku menghindar dan dia memeluk Oniel yang duduk disebelahku. Ternyata Oniel juga ketakutan dan menghindar. Si lelaki marah dan bilang bahwa berpelukan adalah cara orang menunjukkan sikap respek di Amerika. Karena kami nggak mau ada keonaran di apartemen kami, maka kami minta maaf atas ketidaktahuan kami. Salah seorang kawan *lupa siapa dia* akhirnya menjadi penolong, ia bilang bahwa kami ini pelajar yang baru beberapa hari tinggal disini dan nggak tahu banyak tentang budaya Amerika. Akhirnya si lelaki pergi juga. 

Ajaibnya, malamnya aku kelaparan. Akhirnya aku masak oseng bayam dan jamur, plus bikin Zukkini goreng ala Korea *pokoknya nih niru masakan Korea*, dan Nasi Goreng. Nah, ada seorang kawan yang juga kelaparan. Akhirnya kami makan malam bersama sambil cerita banyak hal. 


Fayetteville, 6 Desember 2012

Photos by: Han Yu


Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram