Marvelously Dream



"We have dream for our country. Dream for ourselves too. I want to know what your dream for your country, and.... what your contribute for...where is your position...to make it real." Kata Budhi, sebelum kami mulai melukis di kelas terakhir. "I think...it is wonderful if we have dream for our country. Ika for Indonesia, Oniel for Peru, Hizia for Brazil...and me also for my country and myself." Begitulah kira-kira rangkuamanku atas kalimat pembukan Budhi. Wow! aku suka banget. Sesuatu didalam kepalaku bergerak, seperti ribuan tangan yang tengah membuka file, mencari warna dan menyusun kerangka: tentu mengenai apa yang akan kulukis mengenai mimpiku untuk Indonesia. 

disetiap kelas melukis, aku selalu menjadi siswa yang membutuhkan waktu paling lama dibandingkan kawan-kawanku. Khususnya di kelas tarkhir ini, karena baru kali ini aku melukis objek yang kecil dan rumit, jadinya ya...mereka maklum sih. Yang penting kan hasilnya bagus. Jadi tema lukisanku adalah: "Future of Indonesia, Real Heaven in the World" karena yang kepikiran cuma itu. Singkatnya, surga adalah tempat ternyaman dan tanpa penderitaan. Semua orang pasti menginginkannya. "I remember a famous quote about my country. 'Indonesia is a piece of Heaven in the world,' and I believe it. And in the future I really want Indonesia become a real heaven in the world. And all of you will visit Indonesia. Welcome to my country..."  
Aku berhenti sejenak untuk bernafas dan berharap semesta sedang mengaminkan mimpiku ini. "And to make this dream real, I will work hard as social architecture and help my country to solve some terrible problem."

Ini dia hasilnya: 
Hizia, bermimpi tentang Brazil yang maju, setara dan sejahtera sehingga semua warga negara mendapatkan haknya. Oniel bermimpi tentang masyarakat Peru yang hidupnya dipenuhi cinta kasih, alam yang subur dan mencukupi, pembangunan yang adil dan merata, serta lingkungan yang bersih. Cesar bermimpi tentang Guatemala yang makmur, warganya diliputi kasih sayang dan alam yang subur dan tidak tercemar. Sedangkan Budhi bermimpi tentang keharmonisan semesta. Begitulah kira-kira rangkumanku atas karya teman-temanku. Awesome job, friends!!!
 

Dan yang terakhir ini adalah video singkat mengenai kelas melukis kami. Sebenarnya aku sangat ingin melukis lagi, tapi jatahnya sudah habis dan kami harus belajar melukis sendiri saat pulang ke negara kami masing-masing.

video

Fayetteville, 9 Desember 2012
Photos by: Cesar, Hizia, Oniel, Rose

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram