Everything You Need on Walmart


Beli di Walmart
Saat bertanya pada orang-orang kemana harus berbelanja aneka kebutuhan seperti makanan, sabun, shampo, pakaian dan alat tulis kantor, maka sebagian besar mereka akan bilang, "Go to Walmart." Yup, Walmart adalah dunia kecil yang serba ada dan serba punya. Pertama kali aku ke Walmart untuk belanja beberapa kebutuhan harian, aku sempat bengong, busyet nih mall gede betul. Segala hal tersedia di Walmart mulai dari ayam goreng untuk makan siang, kebutuhan rumah tangga, tanaman hias, hingga komputer dan handphone, plus apotik. Dalam kepalaku Walmart itu kotak segiempat yang dipenuhi barang-barang yang dibutuhkan warga kota. Nggak perlu bingung untuk menemukan barang-barang yang dibutuhkan, sebab setiap barang dikelompokkan berdasarkan jenis tertentu dan aku hanya perlu menengadahkan kepala untuk melihat kelompok barang-barang yang kubutuhkan. Jika di Indonesia aku sesekali pergi ke Hypermart dan membawa sangke kecil berwarna hijau, saat belanja di Walmart aku harus mendorong Troly sebab belanjaanku pasti banyak, disini nggak ada bibi sayur keliling, apalagi pasar tradisional. Segala-gala ke Walmart. 

Saat ke Walmart, kadang-kadang aku keliling-keliling nyambi dorong troly, melihat-lihat barang-barang apa saja yang ada di Walmart. Terdapat beberapa tempat yang paling sering kukunjungi di Walmart. Pertama, spot sayur dan buah-buahan. Favoritku adalah kentang, ubi/ sweet potato, tomat, daun bawang, kubis, jamur, zukkini, bayam *tapi bayamnya rasa Genjer, hehehe*, bawang merah dan bombay, wortel dan mix vegetables untuk salad. Sebenarnya aku pengen coba sayuran lain, tapi kupikir rasanya nggak enak, daripada kebuang mending aku nggak beli. Kedua, spot bumbu. Disini aneka bumbu dari berbagai negara dikemas sebagai bumbu kering. Yang paling banyak ditemui tuh bumbu dari Thailand, Italia dan latin Amerika. Yup, nggak ada bumbu dari Indonesia. Kemarin, sepulang dari belajar di Spring International aku ke Walmart buat beli bumbu dan beras  karena bumbu  dan beras di rumah habis. Daripada pusing meracik bumbu dan makan banyak waktu buat, maka kupilih mix seasoning ala Asia yang kemungkinan besar buatan Thailand tapi lebih mirip bumbu khas Korea, Jepang atau China. Dengan bumbu-bumbu tersebut, masakanku nggak berasa Indonesia, tapi berasa masakan Asia. 

Nggak lupa bawa bumbu rasa Indonesia
Ketiga, spot ikan dan udang. Saat pertama kali melihat ayam di Amerika aku merasa ngeri sebab ukurannya besar. Akhirnya, aku hanya beli ikan atau udang saat belanja ke Walmart. Minggu lalu, aku mendapatkan ikan nila seharga USD 6 untuk 3 buah (mungkin 1 kg) yang dilabelnya tertera asal Thailand, udang windu asal Thailand dan Salmon fillet asal Amerika. Lagi-lagi nggak ada produk asal Indonesia, oh i am so sad. Keempat, spot susu, jus dan keju. Harga jus dan susu lumayan mahal, apalagi susu kedelai. Tapi demi kesehatan dan menghindari obesitas, maka kurelakan saja uangku untuk beli jus dan susu kedelai murni. Keenam, spot snack dan biskuit. Di Indonesia meles banget aku beli biskuit tapi disini, aku harus makan snack yang terbuat dari kacang-kacangan dan oatmeal untuk menjaga berat badan sebab aku nggak mau mati kedinginan karena kurus. 

sumber: news.walmart.com
Ketujuh, spot nursery. Hahahaha, ini tentang bunga. i really love flower. Pas masuk ke spot nursery aku kaget bukan kepalang, bunga-bunga yang dijual disini benar-benar familiar bagiku. Kupastikan bahwa 80% bunga-bunga yang dijual Walmart adalah bunga-bunga yang umum tumbuh di Indonesia. Tapi, pas aku bilang pada salah seorang pekerja tentang hal ini, dia bilang bahwa kemungkinan bunga-bunga itu didatangkan dari Amerika Tnegah atau Amerika Selatan. Yup, memang benar, di label setiap bunga tertera nama negara aal bunga-bunga tersebut dan tak ada satupun yang asal Indonesia. Okelah, toh Latin Amerika memiliki keanekaragaman hayati yang sama dengan Indonesia dan cukup bagiku menemukan tanaman-tanaman yang membuatku senang dan merasa di tinggal di Depok. Oh ya, aku membeli 4 pot kecil bunga yang harganya dibawah USD 3, kalau dibandingkan dengan harga bunga di Indonesia yang sama aja, semakin besar ukuran bunga maka semakin mahal harganya. Nah, kemarin aku melihat jenis bunga baru di Walmart, yang kupikir itu bunga khusus untuk merayakan Natal dan Thaun baru sebab bunganya warnanya merah menyala dengan daun hijau dan beberapa Christmas Cactus. Pengen beli sih buat hiasan di rumah, tapi harganya mahalllllll. 

Kusimpan di kamar dan ruang tamu
Kedelapan, spot obat-obatan dan skin care. Sejak datang ke kota ini aku punya masalah dengan kulitku. Kulitku pecah pecah, kemerahan dan gatal-gatal macam digigit ulat bulu atau semut. Aku dan temanku yang memiliki masalah yang sama memutuskan untuk membeli beberapa vitamin dari spot ini. Kupilih Vitamin E untuk kulit, lotion khusus tangan dan masker wajah. Harganya ya mahallll seperti obat-obat berkualitas di Apotik sekelas Century di Indonesia. 

Cara pembayaran. 
Pertama kali ke Walmart aku dan beberapa kawan cukup geli melihat ketidaktahuan kami saat menimbang sendiri belanjaan kami dan melakukan pembayaran sendiri.  Di Walmart, ada beberapa jenis buah dan sayuran harus ditimbang sendiri di timbangan canggih untuk tahu berapa beratnya dan berapa harganya. Caranya mudah: tauh buah atau sayuran diatas timbangan, trus klik tombol untuk mencari namanya *layar sentuh loh*, setelah ketemu maka akan terlihat berapa berat dan harnya, trus tinggal klik tombol "print" untuk mendapat label resmi baru deh bisa melakukan pembayaran. Nah, ada dua cara melakukan pembayaran. Pertama, hitung dan bayar sendiri di mesin penghitung. Scan satu persatu belanjaan di mesin penghitung dengan mengarahkan label jenis barang kearah mesin penghitung, trus lakukan pembayaran dengan cara kontan atau pakai kartu, dan uniknya kita bisa tarik tunai tanpa uang cash. Uang tambahan yang perlu dibayarkan hanyalah pajak mulai dari USD 20-USD 100. Kedua, melakukan pembayaran melalui kasir sebagaimana umumnya di Indonesia. Seru juga. Nah, karena kemudahan ini, nggak banyak orang yang bekerja di Walmart sebagai kasir

Selain Walmart, ada juga Harps dan Dollar General. Tapi harga-harga di Harps lebih mahal daripada di Walmart. Kalau hari libur dan nggak ada bus buat pergi ke Walmart, yang terpaksa ke Harps atau Dollar General. Di Amerika, makanan sehat itu mahal jadi kadang kau kaget pas bayar belanjaan dan wow, aku menghabiskan banyak uang hanya untuk sayuran, buah dan ikan. Karena makanan sehat mahal, makanya banyak orang miskin menderita obesita stingkat parah, karena mereka makan junk food dan minum soda. Kasihan melihat mereka. 

Sampai saat ini, belum nemu satupun produk Indonesia di Walmart. Besok-besok aku harus beliling untuk menemukan produk Indonesia. Penasaran sungguh-sungguh penasaran... 


Fayetteville, 17 November 2012


Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram