Keyko, Super Germo 2000an Pelacur


Keyko ditangkap, nasional.news.viva.co.id

Pertama kali membaca berita tentang Keyko sang super germo di kompasiana. Pas cari beritanya lebih lanjut, aku masih nggak percaya bahwa perempuan ini memperjualbelikan perempuan lain sebagai pelacur untuk kalangan atas (pejabat, orang kaya). Kenyataan ini sangat bertentangan dengan Indonesia yang menganut Pancasila sebagai sistem hukum dan landasan hidup bangsa. Dari berita-berita yang kuperoleh secara online di Tempo, Yahoo, Tabloid Nova dan sebagainya, sungguh nggak kebanyang deh. 

Pertama, katanya Keyko punya 2000 pelacur (katanya lagi 1600, katanya lagi 2600) berusia 19-22 tahun yang tersebar di beberapa kota seperti Jakarta, Malang, Surabaya, Denpasar hingga Kalimantan Selatan. Katanya lagi nih, Keyko punya 50 perwakilan berupa Germo atau Mucikari di berbagai daerah dan punya 4 orang kepercayaan. Para pelacur Keyko bertarif Rp1.5 juta-Rp.5 juta. Katanya juga, Keyko hanya mengambil Rp. 500.000 dari setiap uang yang ditransfer para pelanggannya, dan sisanya diberikan pada pelacurnya dan germonya. Dalam sehari ia bisa memperoleh Rp. 25 juta, artinya dalam sehari ia mempekerjakan Rp. 50 orang pelacurnya dan dalam sehari pula ia telah membuat transaksi haram atas pelanggan, pelacurnya dan dirinya. Bisa dibayangkan dong dalam sebulan penghasilannya mencapai Rp. 750.000.000 atau 3/4 milyar, WOW! sangat jauh lebih besar dari gaji Gubernur Bank Indonesia, Presiden republik Indonesia atau bahkan orang terkaya di Indonesia. 

Kedua, dalam menjalankan bisnisnya tersebut katanya Keyko tidak pernah bertemu dengan para germonya, para pelacurnya atau para pelanggannya. Namun, Keyko memiliki file yang rapi mengenai para pelacurnya mulai dari photo mereka, usia, pekerjaan, hingga tarifnya. Para pelacur Keyko bisa bekerja 1-3 jam bahkan hingga berhari-hari. Biasanya mereka beraksi di hotel mewah dan berbintang.  Semua transaksi dilakukan via Black Berry Messeger (BBM) atau internat, dan aliran uangnya via rekening bank. Keyko tidak tinggal di satu tempat, melainkan di beberapa tempat di Jakarta, Surabaya dan Denpasar. 


Ketiga, katanya Keyko memulai bisnisnya ketika ia masih menjadi mahasiswa. Saat menjadi model ia kemudian tenggelam menjaid pelacur untuk menutupi gaya hidupnya yang mewah. Nah, mereka yang tergiur dengan gaya hidup Keyko dan ingin mengikuti jejaknya meminta Keyko untuk menjadi penghubung mereka dengan para lelaki hidung Zebra bin belang-belang. Dan kemudian bisnisnya menjadi besar, meksi tak berkantor di gedung bertingkat dan tak pamer lowongan pekerjaan di koran.  Para pelacur Keyko berasal dari berbagai profesi mulai dari mahasiswi, model, sale promotion girl, public relation, hingga perawat. Katanya para pelacur Keyko cantik-cantik mirip para artis di televisi. 


Keempat, katanya sih para pelanggan Keyko banyak yang pejabat di pemerintahan. Sewaktu Keyko ditangkap, para penyidik menemukan ratusan pesan di BBMnya bahwa para pelanggannya itu menanyakan para pelacur Keyko dan mereka memesan pada pelacur itu tanpa tahu bahwa Keyko sudah ditangkap polisi, sontak lah polisi punya banyak barang bukti untuk membawa Keyko dan para bawahannya ke pengadilan. Katanya lagi, banyak pejabat langganan Keyko yang kebakaran jenggot dan meminta penyidik menutup kasus Keyko dan diselesaikan dengan cara damai. 



Kelima, jaringan Keyko yang rapat dan terorganisir yang bahkan sulit dibongkar para polwan yang menyamar sebagai pelavur Keyko ternyata kebongkar gara-gara terjadi penyergapan di salah satu hotel bebrintang di Jawa Timur, salah satu pelacur muda yang tertangkap adalah anak buah Keyko. Dari hasl interogasi berjam-jam pada remaja itu akhirnya polisi tahu bahwa ia meurpakan jaringan Keyko/ Nita, dan yah... ditangkaplah Keyko sang super Mami beserta 4 orang kepercayaannya, setelah selama 6 bulan lamanya polisi melakukan pengejaran ke berbagai daerah. 



Keenam, dalam menjalankan bisnisnya katanya Keyko tuh sangat berhati-hati, tinggal berpindah-pindah di banyak tempat, jarang bergaul, tidka mudah percaya sama orang dan tidak bertatap muka dengan jaringannya sendiri. Salah satu contohnya nih, ada 7 polwan tercantik dna terbohay di Polda Jawa Timur yang ditugaskan menyamar jadi pelacur Keyko. Dari ketujuh Polwan tersebut hanya 1 yang berhasil masuk ke jaringan Keyko. Sebab, untuk bisa masuk ke jaringan Keyko diperlukan rekomendasi dari para germo dan para pelacur Keyko yang mengenal sang polwan tersebut. Sebab dalam menjalankan bisnisnya, Keuko nggak hanya mengandalkan kecantikan dan postur tubuh pelacurnya tapi juga usia dan profesi, termausk ya rekomendasi dari para pelacurnya dna germonya. Duh, gile bener ya....


Keyko Photo bareng Tukul Arwana dan artis mirip Pasha Ungu

Akibat perbuatannya, kini Keyko terancam dijerat pasal 506 KUHP atau pasal 21 Undang undang Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana 
Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun dan maksimal 13 tahun.  
Karena berkas-berkansya sudah lengkap atau P21 serta sudah ada dua pelanggan Keyko yang akan jadi saksi, kasus Keyko akan disidangkan pada Oktober ini. Banyak pejabat resah dengan ditangkapnya Keyko, tapi para anggota dewan DPRD Jawa Timur dari fraksi PKB meminta kasus Keyko diusut tuntas, termasuk menyelidiki semua pejabat yang ada di Jawa Timur. 


Depok, 3 Oktober 2012



Sumber berita:



Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram