To Kill a Mockingbird


Novel populer tulisan penulis wanita Amerika, Harper Lee, ini berkisah tentang seorang gadis kulit putih bernama Jean Louise Finch atau biasa dipanggil Scout. Gadis berusia 8 tahun ini merupakan anak seorang pengacara bernama Atticus Finch yang juga anggota legislatif untuk negara bagian Alabama. Sehari-hari ia biasa bermain dengan kakak lelakinya yang usianya 4 tahun lebih tua darinya bernama Jeremy Atticus Finch atau biasa dipanggil Jem. Mereka tinggal disebuah kota kecil bernama Maycomb County dan tidak ada anak kecil di lingkungan tempat tinggal mereka. Scout dan Jem hanya bertemu dengan anak seusianya jika di sekolah mereka di SD Maycomb County. Ibu mereka sudah meninggal saat Scout masih berusia 2 tahun, dan sehari-hari kebutuhan mereka dipenuhi oleh seorang housemaid bernama Calpurina, seorang perempuan Negro.

Scout dan Jem selalu bermain bersama. Mulai dari menjahili Calpurina, berangkat dan pulang sekolah, mengerjai tetangga mereka, makan kue di salah satu beranda tetangga mereka bernama Miss. Maudie, berjalan-jalan ke kota, bertengkar dengan teman di sekolah hingga menyambut Atticus saat pulang kerja. Suatu hari mereka berdua, bersama keponakan salah satu tetangga mereka yaitu Miss Rachel yang bernama Dill, mereka penasaran pada keluarga Radley yang sangat tertutup dan tidak pernah bersosialisasi dengan tetangga lainnya di Maycomb County. Rasa penasaran mereka membuat mereka sering berimajinasi tentang kegiatan yang dilakukan anggota keluarga tersebut, terutana pada Mr. Arthur 'Boo' Radley yang tak pernah keluar rumah sejak ia lulus sekolah. Mereka berimajinasi bahwa keluarga itu gila, kecuali Mr, Nathan yang sengaja sering mereka sapa saat pulang bekerja pada sore hari. Mereka pun berkomplot dan melakukan berbagai upaya agar Boo Radley keluar dan main bersama mereka, hingga kegiatan nakal mereka diketahui Atticus dan Bibi Alexandria yang cerewet. 

Scout dan Jem sesekali tidak suka dengan lingkungan tempat tinggal mereka yang dihuni orang-orang tua. Suatu kali Jem tak tahan seorang nenek menghina ayahnya yang tengah menjadi pengacara bagi seorang tersangka kulit hitam, maka Jem melakukan kenakalan dengan memotong bunga-bunga kesayangan sang nenek hingga akhirnya Jem dihukum selama sebulan untuk membersihkan halaman rumah sang nenek dan membacakan buku untuk sang nenek setiap sore. Meski enggan, Scout menemaninya. Keberanian Atticus untuk menjadi pengacara bagi seorang Negro yang dianggap sampah masyarakat membuat mereka seringkali mendapat cemoohan. Di sekolah mereka juga dicemooh, namun Scout tak bisa bertengkar dengan teman yang mencemooh ayahnya untuk memberikan dukungan pada ayahnya. Sampai kemudian, saat pengadilan berlangsung, mereka menyelinap dari rumah dan menyaksikan langsung proses pengadilan berlangsung. Seorang Negro bernama Tom Robinson dituduh telah melakukan pemerkosaan pada seorang gadis kulit putih. Selama persidangan berlangsung, Scout hanya mengerti beberapa hal saja dan sisanya ia hanya melihat ayahnya dengan bangga. Sementara Jem sudah mulai memahami kasusnya dan ia punya argumen sendiri mengenai kasus yang ditangani ayahnya, dan membuat Maycomb County geger. 

Selama menangani kasus itu, Atticus sering mengalami teror dan ancaman dan dianggap sebagai orang aneh. Scout seringkali bertanya banyak hal pada Atticus dan sang ayah dengan bijak selalu menasehatinya bahwa manusia itu sama, meski ia kulit putih atau negro. Suatu hari, mereka mendengar Tom Robinson mati tertembak peluru penjaga penjara saat lelaki itu hendak melarikan diri, padahal Atticus sedang mengajukan banding untuk kasusnya. Sejak saat itu Atticus dan keluarga Tom sering mendapat teror dan ancaman dari Bob Ewell, yaitu orang mengaku anak gadisnya diperkosa Tom, tetapi Atticus berharap bahwa tak mengapa dirinya mendapat ancaman selagi keluarganya tak tersentuh. 

Namun, suatu malam setelah pertunjukkan, Jem dan Scout diserang orang tak dikenal. Scout tak tahu siapa yang menyerangnya sebab ia masih terkurung dalam kostum babi yang tak mau ia lepas sebab ia malu telah berperan buruk dalam pertunjukkan karena ia tertidur. Ia hanya menjerit ketika mendengar suara Jem jatuh karena dibanting, hingga seorang penyelamat datang membunuh si penyerang dan membawa mereka pulang. Scout akhirnya tahu bahwa yang menyerang mereka adalah Bob Ewell dan penolongnya adalah Boo Radley. Scout sangta khawatir Jem mati sebab ia mendengar bahwa dokter mengatakan beberapa tulang Jem patah. 

Scout mengantar Boo Radley pulang ke rumahnya, meski ia menyesal bahwa Jem dan Dill tak tahu wajah Boo Radley sesungguhnya. Dari teras rumah keluarga Radley, Scout baru menyadari bahwa mungkin saja selama ini keluarga Radley memperhatikan kegiatan mereka sehari-hari sebab rumah mereka sangat strategis untuk melihat kegiatan para tetangga. Scout mendapat pelajaran berharga sebagaimana yang selalu dikatakan Atticus, bahwa biarkan orang lain dengan urusannya sendiri dan biarkan orang lain melakukan apa yang ingin mereka lakukan sebab mereka memiliki alasan yang tak perlu kita tahu. Scout juga ingat kata Atticus, bahwa janganlah seseorang masuk ke rumah orang lain kecuali memang diundang. Malam itu Scout tidur setelah puas mendengar kisah yang dibacakan ayahnya dari sebuah buku milik Jem, ia berharap saat bangun keesokan paginya, Jem sudah sembuh.

Depok,  Agustus 2012

Sumber gambar:


Wijatnika Ika

2 comments:

  1. Α person essentially asѕist tο make signіficantly posts I might state.
    This iѕ the very first tіme I fгequented your wеb page and up to now?

    I surprised wіth the аnalysіs you maԁе to creаte this actual put uρ incredible.
    Fantastic procеss!
    My web site - Alternative Medicine

    ReplyDelete

PART OF

# # # # #

Instagram