Pulang ke Lampung



Lampung adalah tanah tempat aku dilahirkan, maka ke Lampung aku pulang. Tanggal 13 Januari setelah mengerjakan ujian akhir semester satu yang terakhir, tepat pada pukul 18.30 wib, aku segera pulang ke kosan dan mengepak semua barang yang hendak kubawa. Malam itu aku harus pulang ke Lampung. Bersama seorang teman aku ngeteng dari Depok menuju Lampung. 

Pertama, kami naik angkot ke arah Pasar Rebo, Jakarta pada pukul 21.12 wib kemudian naik bus AC menuju Merak. Lama aku tak pulang, maka aku merasa takjub dengan perubahan-perubahan yang kulihat disepanjang pernjalanan. Setelah beberapa jam menempuh perjalanan Jakarta-Merak, kami siap melanjutkan perjalanan dengan menumpang kapal laut. Fuhh, ini kali pertama aku menggunakan carrier 40 liter muatan penuh untuk membawa barang-barangnku, urat-urat leherku rasanya hendak putus manakala aku harus berjalan sejak dari loket pembelian karcis ke pintu dermaga 4 yang sangat jauh. Leherku leherku leherku, itulah yang kukhawatirkan selama perjalanan menuju dermaga 4. Kesalahanku satu saja: nyaris tidak pernah olahraga selain berjalan kaki kalau hendak kemana-mana. 

Oh, latihan jadi bacpacker udah nyaris limbung gini, huhuhuhuhu...

Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Photo by Rio Sumartha

Terlalu cepat naik kapal dan terlalu cepat sampai ke pelabuhan, maka aku tidak bisa menikmati sunrise seperti ini karena terlalu pagi sampai di Pelabuhan Bakauheni.

Sunrise di Selat Sunda
Setelah dua jam menikmati perjalanan di kapal laut dengan tidur lelap, kami sampai di pelabuhan Bakauheni, Lampung dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan travel. Alhamdulillah, aku sampai di rumah kawanku di Kampung Sawah, Tanjung Tarang Timur pukul 07.15 wib pagi dan segera bersiap menuju desa Padang Cermin, ke pernikahan sahabatku. 

video

Di pantai di Padang Cermin, sepulang dari pernikahan Eka. Senangnya bermain-main di pantai berbasir putih, bersih, sejuk dan mendamaikan hati. Aku berpuas hati main di pantai ini ...

Ongkos:
Depok-Pasar Rebo via angkot 19 Rp.2.500
Bus AC Pasar Rebo-Pelabuhan Merak, Banten Rp. 20.000
Kapal laut/ ferry Rp. 11.500
Pelabuhan Bakauheni-Bandar Lampung via travel Rp. 35.000

Bandar Lampung, 14 Januari 2012
Sumber gambar
http://beingindonesian.tumblr.com
skyscrapercity.com

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram