Donna Donna dan GIE


Lagi nonton tayangan Kick Andy di Youtube eh tiba-tiba ada tanyangan khusus tentang 'Gie' dan otomatis akan ada lagu 'Donna Donna' yang jadi salah satu ost 'Gie'. Dulu, pas nonton 'Gie' dan denger lagu itu sempat bertanya-tanya kok lagunya mellow ya? bukannya 'Gie' bercerita tentang aktivis muda di masa awal  akhir Orde Lama? Aku sih waktu cukup menerjemahkan bahwa lagu itu ada hubungannya dengan semboyan mahasiswa sayap kiri yaitu 'Buku, Lagu, Cinta'. Lagu 'Donna Donna' merupakan salah satu lagu kesukaan Gie dan dinyanyikan oleh Sita RSD dalam film itu. Lagu yang lembut, melenakan dan tak sadar membuat pendengarnya mampu menyunggingkan senyuman tipis. Lagu yang pilu dan seakan-akan mengingatkan akan sesuatu.


Tapi eits, tunggu dulu. Jangan asal menerima lagu tanpa tahu fakta dibalik penciptaan lagu tersebut. Belajar dari pribahasa 'Malu bertanya sesat dijalan' maka daripada tersesat karena sebuah lagu, ada baiknya cari informasinya. 

Jika kita mendengarkan lagu tersebut di youtube, maka lirik yang dinyanyikan adalah ini, yang merupakan terjemahan dari Kevess & Schwartz pada tahun 1950an, dan semakin terkenal setelah dinyanyikan Joan Baez tahun 1960 dan Donovan pada 1965.   

On a wagon bound for market
There’s a calf with a mournful eye.
High above him there’s a swallow
Winging swiftly through the sky.
How the winds are laughing
They laugh with all their might
Laugh and laugh the whole day through
And half the summer’s night.
Dona, dona, dona, dona,
dona, dona, dona, do,
dona, dona, dona, dona,
dona, dona, dona, do.
“Stop complaining,” said the farmer,
“Who told you a calf to be?
Why don’t you have wings to fly with
Like the swallow so proud and free?”
How the winds are laughing …
Calves are easily bound and slaughtered
Never knowing the reason why.
But whoever treasures freedom,
Like the swallow has learned to fly.

Lagu diatas merupakan terjemahan dari lirik Sholom Secunda yang juga bisa ditemukan di youtube:

On a wagon bound and helpless
Lies a calf, who is doomed to die.
High above him flies a swallow
Soaring gaily through the sky.
The wind laughs in the cornfield
Laughs with all his might
Laughs and laughs the whole day through
And half way through the night
Dona, dona, dona, dona,
dona, dona, dona, do,
dona, dona, dona, dona,
dona, dona, dona, do.
Now the calf is softly crying
“Tell me wind, why do you laugh?”
Why can’t I fly like the swallow
Why did I have to be a calf,
The wind laughs in the cornfield …
Calves are born and soon are slaughtered
With no hope of being saved.
Only those with wing like swallow
Will not ever be enslaved.

Ternyata lagu ini merupakan terjemahan dari 'Dana Dana' dalam bahasa Yidish:

אויפן פירל ליגט דאָס קעלבל,
ליגט געבונדן מיט א שטריק,
הויך אין הימל פליט דאָס שװעלבל,
פרײט זיך, דרײט זיך הין און קריק.
לאכט דער װינט און קאָרן,
לאכט און לאכט און לאכט,
לאכט ער אָפּ א גאַנצן טאָג,
מיט אַ האלבער נאכט.
דאנא, דאנא, דאנא, דאנא,
דאנא, דאנא, דאנא, דאנא, דא,
דאנא, דאנא, דאנא, דאנא,
דאנא, דאנא, דאנא, דא.
שרײַט דאָס קעלבל, יאָגט דער פּויער,
װער־זשע הײסט דיך זײן א קאלב,
װאָלסט געקענט צו זײן אַ פויגל,
װאָלסט געקענט צו זײן א שװאַלב.
לאכט דער װינט און קאָרן ……
בידנע קעלבער טוט מען בינדן,
און מען שלעפּט זײ און מען שעכט,
װער עס האָט פליגל, פליט ארויפצו,
איז בײ קײנעם ניט קײן קנעכט.

Yidish merupakan sebuah bahasa kelas atas Jerman, bahasa Yahudi Ashkenazi (Yahudi keturunan Khazar dari negara Khazaria (klo gak salah dulu wilayah Uni Soviet), terletak diantara Laut Hitam dan Laut Kaspia yang sekarang dimiliki oleh negara Georgia. Yahudi Ashkenazi ini merupakan Yahudi yang 90% mendiami bumi ini dan beberapa diantara mereka adalah bapak Zionisme, Theodore Hertlz dan Ilmuwan seperti Albert Einstein. Donna Donna merupakan lagu tentang 'dos klbl' atau the calf atau anak sapi yang menceritakan tentang anak sapi yang digiring ke pembantaian, sebenarnya untuk menganalogikan pembantaian Yahudi oleh Nazi dalam Holocoust yang mengerikan. Lagu 'Donna Donna' ditulis oleh Aaron Zeitlin seorang anak penulis Yahudi Hillel Zeitlin. Lagu itu diterjemahkan oleh Sholom Secunda, seorang komposer Yahudi kelahiran Ukrania dan mengenyam pendidikan di Amerika. 'Donna Donna' merupakan sebutan untuk Adonai, nama lain untuk Tuhan Yahudi. 

Dalam pendapat yang sedikit berbeda 'Donna Donna' berasal dari 'Dana Dana' yang dalam kebudayaan Yahudi merupakan gumaman atau senandung yang pada awalnya merupakan nama favorit bagi kaum wanita Yahudi karena identik dengan kesuburan (memiliki makna yang sama dalam bahasa Turki), terutama bagi Yahudi yang merantau ke Eropa Tengah, Jerman dan Polandia. Lagu ini menceritakan tentang 'The Calf' yaitu Yahudi, 'The Farmer' yaitu Nazi dan 'Swallow' dan 'Wind' yang merupakan pencerminan kebebasan dari penjajahan/ perbudakan. Lagu ini dikenal sebagai folksong/ lagu tradisional yang setelah dinyanyikan Joan si pendekar 'folk rock' dan Donovan serta Jannis Joplin dan Robert Allen Zimmerman semakin terkenal. Keterkenalan lagu ini tak saja membuatnya diterjemahkan kedalam beberapa bahasa seperti Perancis dan Jepang, tapi juga mengilhami perdamaian saat terjadi politik ras seperti Politik Apartheid di Afrika, perjuangan Martin Luther King dan perang Vietnam.

Joan Baez, dikenal sebagai pendekar fol rock yang juga pengkampanye anti war, lagu Donna Donna merupakan analogi atas pembantaian Yahudi dalam Genosida tersistematis yang dilakukan Nazi dalam titah Hitler untuk mengembalikan ras murni manusia.

Wah, kalau pendengar salah langkah dan malu mencari informasi dan malas baca media bisa kejebak memuja Tuhan Yahudi.  Serem kannnnnnn???!! klo yang dengarin lagu itu adalah orang Yahudi atau mereka yang beragama Yahudi sih gak masalah, ngapain dipikirin. Tapi klo itu jebakan untuk umat agama lain, wah super bahaya. Musik memang universal, tapi klo keuniversalan itu jebakan sama aja bohong. 

Aku kan penasaran, apa sih arti kata 'Donna'. Dalam kamus bahasa Inggris 'Doona' merupakan kata benda/ noun yang memiliki dua makna. Satu, an italian women at rank yaitu an adult female person (noun, person). Kedua, a lady, madam, mistress, the title given a lady in italy (noun). Sedangkan 'Dana' yang merupakan penggunaan baru dari kata 'Donna' dalam bahasa Inggris sebagai Celtic goddess who was the mother of the Tuatha De Danann; identified with the Welsh Don. Sementara 'Adonai' dalam kamus bahasa Inggris diartikan sebagai A Hebrew name for God, usually translated in the Old Testament by the word "Lord". Hm, jadi bingung sendiri. Mau cari maknanya di bahasa Jerman atau Yidish atau apa lah yang berhubungan dengan Yahudi gak bisa, karena aku nggak ngerti. Apa informasi yang kuterima aja yang salah ya????  

Penasaran tingkat tinggi!!!

Mampir dulu ke Wikipedia, mo nanya ke om Wiki tentang makna 'Adonai'. Nih informasinya: 'Adonai, dalam bahasa Indonesia berarti Allah yang Maha Perkasa, alias sebutan/ nama untuk Tuhan Yahudi yang dalam bahasa Ibrani disebut YHWH/ Yahweh'. Ada juga nama lain Allah dalam bahasa Ibrani: 
  • Adonai, Allah yang Perkasa
  • El, Allah yang Kuat
  • Elohim, Sang Pencipta yang Maha Kuasa
  • Elyon, Allah yang Maha Tinggi
  • Elohe Yisrael, Allah Israel
  • El Olam, Allah yang Kekal
  • El Roi, Allah yang Melihat
  • El Shaddai, Allah yang Maha Perkasa
  • Immanuel, Allah bersama kita
kata om Wiki, 'Kata "Adonai" adalah bentuk jamak dari kata "adon" yang berarti tuan, pemilik, penguasa dan junjungan. Dalam hubungannya dengan nama Allah, kata ini digunakan dalam bentuk jamak dengan diberi akhiran pemilik orang pertama tunggal dan secara harfiah berarti tuanku-tuanku. Selain itu, dalam teks kata Yahwe tertulis YHWH, tetapi orang harus mengucapkannya adonai yang berarti TUHAN. Komunitas Yahudi menggunakan kata YHWH sebagai nama Sang Ilahi untuk menyatakan rasa hormat dan takzim yang mendalam secara sungguh-sungguh kepada Sang Ilahi.

Apa hubungannya aku, lagu 'Donna Donna' dan dunia? dalam pandanganku tak ada satu pun hal di dunia ini yang berdiri sendiri alias tanpa sebab sebagaimana halnya sebuah kata dalam bahasa tertentu. Bahasa tak lahir dengan sendirinya atau dikirim langsung dari langit. Nah, menyoal lagu 'Donna Donna' yang merupakan analogi dari penderitaan kaum Yahudi saat Perang Dunia II tentu merupakan hal yang 'tidak universal' dan tidak mewakili 'kaum tertindas' di muka bumi karena mereka memasukkan kata tertentu yang dalam bahasa Ibrani yang merujuk pada 'Adonai', salah satu sebutan Tuhan oleh Yahudi. Jika sebagai masyarakat dunia aku misalnya tidak memahami kata tersebut dan sembarangan saja menggunakannya atau menyanyikannya maka aku termasuk mendukung keberadaan agama Yahudi yang dalam konsep Tauhid Islam merujuk pada sikap menyekutukan Allah. Jika lagu 'Donna Donna' dinyanyikan tanpa lirik ini: 

Dona, dona, dona, dona,
dona, dona, dona, do,
dona, dona, dona, dona,
dona, dona, dona, do.


 דאנא, דאנא, דאנא, דאנא,
דאנא, דאנא, דאנא, דאנא, דא,
דאנא, דאנא, דאנא, דאנא,
דאנא, דאנא, דאנא, דא.


mungkin saja aku tak akan bertanya dan mencari informasi terlalu jauh. Tapi, setelah aku merenungi lirik lagu tersebut, aku mulai memahami bahwa lagu itu memang menganalogikan perasaan kaum Yahudi semasa Holocoust pada PD II. Sederhanya lagu tersebut mengatakan bahwa: siapa suruh terlahir sebagai Yahudi? kamu harus punya sayap/ kemampuan jika ingin terbang/ merdeka/ bebas seperti burung layang-layang...

Bisa jadi itulah 'cambuk' yang membuat orang Yahudi kini menguasai dunia yang nyaris bertekuk lutut pada sistem yang mereka rancang dan kendalikan. Nyaris semua produk mulai dari makanan, minuman, pakaian, musik, hiburan, berita, nilai-nilai universal, ilmu pengetahuan, teknologi, bisnis, internet, politik, semua...nyaris semua dikendalikan Yahudi.  Mereka kini punya sayap seperti Swallow sebab tak mau diperbudak. Hm...

Demikian pemikiranku tentang lagu ini, tanyaku masih belum usai...

Sumber bacaan dan gambar: 
wikipedia.org
setobuje.multiply.com
penarevolusi.wordpress.com
yantee.blogdetik.com
dick-stars.forumid.net
endyonisius.multiply.com
jpop.com
  
Depok, 21 Nopember 2011

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram