Tumis Pelangi dan Lodeh Kacang Merah



Minggu ketiga di kosan cukup menyenangkan. Selain aku sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan udaranya yang panas, aku juga lebih sering makan makanan yang kumasak sendiri sehingga terjamin kesehatannya. Ya, klo kuliah pagi mau gak mau makan siang di kampus. Sebelnya makann di kampus tu, pengelola kantin nampaknya gak peduli sama kebersihan dan kesehatan kantinnya. Masa iya di tempat makan banyak lalatnya, gimana klo makanan yang dimakan konsumen udah terkontaminasi kotoran yang dibawa lalat. Apa susahnya sih menjaga kebersihan tempat berusaha demi memikat pelanggan? so, sebel aku klo makan di kantin. 

Nah, ini dia salah satu hasil kreasiku. Tumis Pelangi. Bahan-bahannya ya yang bisa dibeli di penjual sayur. Ada wortel, paprika, bawang bombay (maisng-masing dipotong panjang sebesar korek api, mirip cara potong sayuran ala Korea), toge, cabai, bawang putih dan minyak zaitun. Hm, masak pake minyak zaitun rasanya unik lho.
Tumis Pelangi
Trus nyoba buat Gulai Kacang Merah dan Daging Sapi Pedas, wah beneran rasanya pedas padahal cabenya cuma dicemplungin. Hm, lumayan lah rasanya diterima lidah. Daripada beli di warung yang kuragukan kebersihannya, mending bersusah-susah ria menyiapkan makan sendiri nyambi belajar memasak buat bekal dimasa depan, he..he... Kupersembahkan, masakan sederhana ala anak kos. Nyammmm...


Tampilannya memang sangat sederhana, coz aku gak punya piring keren seperti chef Farah, gak ada bahan apa-apa lagi untuk garnish. Gak apa-apa lah yang penting enak dan sehat, kan buat dimakan sendiri. Alhamdulillah....

Wisma Asri, Depok. 
29 September 2011
- Laparrrrrrrr-

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram