Yang Muda Yang Menikah

Undangan menghadiri akad nikah dan resepsinya mampir di HPku tak kenal henti, juga di wall Facebook. Mereka yang mengirim undangan pernikahan adalah kawan-kawan dan adik tingkatku semasa kuliah. Wow, jumlah mereka yang menikah melebihi perkiraanku sebab ada kawan yang sebelumnya kuduga sibuk mengejar karir tiba-tiba mengirimkan undangan pernikahan. Hebat mereka, masih muda dan masih menapaki karir sudah berani menuju dunia baru yang kata sebagian orang bakal menambah beban. Sembari tersenyum aku tertegun, ternyata waktu berselang sejak lulus kuliah sudah cukup lama, lebih dari 3 tahun.

Tak lama seorang kawan kuliah (yang sudah menikah dan memiliki momongan) mengirim pesan singkat agar aku memikirkan masa depanku, hm, maksudnya menikah. Sembari bertukar kabar mengenai kondisi masing-masing, aku tersenyum membaca pesannya. Ya, aku tahu, tapi rasanya aku masih ingin dengan diriku sendiri. Bolehlah mereka bilang bahwa aku bisa melanglang buana setelah menikah, namun, aku masih memandang bahwa pernikahan adalah hubungan yang rumit. Meskipun terkadang aku merasa bosan sendirian, tapi aku selalu menemukan teman berbagi. Sendirian dan tidak menikah muda bukan berarti aku tak punya rencana, hanya saja aku ingin tidak terburu-buru agar indah pada waktunya. Langkah-langkahnya harus dijalani dengan santai, tanpa harus takut tak jadi berjodoh atau takut wajah berkerut termakan usia.

Aku bangga pada kawan-kawanku, yang masih muda namun memutuskan untuk menikah. Beberapa diantara mereka berubah jadi manusia puitis dan pamer kemampuan membuat puisi di wall Facebook. Aku jadi terkikik-kikik sendiri sebab aku tahu bagaimana mereka sewaktu di kampus dulu. Pernikahan membuat mereka lebih hidup dan nampaknya semakin bijak, luar biasa. Sayangnya aku tak bisa menghadiri satupun undangan pernikahan mereka sebab selalu bentrok dengan jadwalku atau tempatnya terllau jauh sehingga sulit dijangkau.

Dan membayangkan hari pernikahanku nanti (kapan ya?????) aku tersenyum geli (karena ruang imajinasiku kosong, jadi ya gak kebayang seperti apa :'))))) dan bagaimana). 

Hebat, mereka hebat. Semoga pernikahannya langgeng dan bahagia....

Jakarta, 08 Juni 2011
Paska menerima sms undangan pernikahan teman semasa kuliah.

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram