Ke Eropa ke Belanda



Eropa adalah benua yang kecil, sangat jauh jika dibandingkan dengan Asia. Tapi, kok bisa ya bangsa Eropa menjajah nyaris seluruh benua di dunia ini? dan ketika mereka menemukan dunia baru yang kemudian disebut Amerika, mereka memenuhi Amerika dengan katurunannya, juga dengan benua Australia. Dan ketiga benua ini adalah benua yang berisi negara-negara maju yang memimpin dunia dalam perekonomian, pendidikan, pertahanan keamanan hingga kebudayaan. Mereka disebut 'Barat' karena mereka memiliki jalan untuk menjadi yang lebih unggul dari bangsa lainnya di dunia yang disebut bangsa 'Timur dan Selatan'. Hm, nggak habis pikir. Analisaku, selain mereka mau bekerja keras, mereka juga telah menabung harta benda yang mereka rampas dari negara-negara jajahan mereka untuk membangun negara mereka dan memberi makan penduduknya. 


Nah, Belanda. Negara satu ini cuma memiliki luas 41, 526km2 dengan luas perairan 18,41%. Secara geografis Belanda nggak ada apa-apanya dibanding Indonesia, bahkan mereka harus mereklamasi sejumlah perairan untuk bisa dijadikan daratan. Tapi hebatnya negara ini maju dan menjadi negara pengekspor makanan terbesar ketiga setelah Amerika Serikat dan Eropa. Dan negara mungil ini berhasil menjajah Indonesia selama 350 tahun tanpa meninggalkan jejak berarti. Dijajah selama itu, bangsa Indonesia nggak bisa berbahasa Belanda dan tak memiliki banyak bangunan bersejarah atau apalah yang berhubungan dengan Belanda kecuali di beberapa tempat yang dulunya merupakan pusat pemerintahan Hindia Belanda. Belanda benar-benar menjajah, mengambil tanpa memberi. Mereka membuat negara jajahannya bodoh, dan mengangkut benda-benda bersejarah Indonesia untuk memenuhi museum-museum mereka dan parahnya generasi muda Indonesia harus mempelajari sejarah bangsanya di museum-museum dan perpustakaan milik universitas-universitas di negara ini. Edan. 

Dan aku, berkeinginan melanjutkan S2ku di Belanda. Dimana terdapat sebuah institusi pendidikan yang menggodaku, yang bernama The Institute of Social Studies/ ISS. Diskusi dengan seorang kawan yang kini tengah studi di ISS membuatku makin ngiler, studi yang akan kuambil, Local Development Strategy,  katanya sangat bagus dan tentu saja dia juga menyukainya dan sempat mengambil beberapa mata kuliah di program tersebut. Aku berharap, keinginanku ini bukan hanya impian semata. Aku tengah berjuang untuk memperoleh jalan menuju kesana. Jalan yang mulus dan tanpa rintangan. Jalan yang tunjukkan Allah. Dan jalan yang akan mempertemukanku dengan seseorang.

Jakarta, 20 Faberuari 2011

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram