Surat Cinta Terbaik Sepanjang Masa


Bertahun-tahun yang lalu seorang perempuan baik mengutarakan rasa kasih sayangnya padaku. Kini, Perempuan baik ini membuatku terkenang akan kebaikannya, ketulusannya dan kata-kata bijaknya. Mendengarkan suaranya membuat hati tenang dan senantiasa mengingatkan diri akan Sang Pencipta. Begini katanya di sebuah suratnya padaku....

Assalammu’alaikum wr. Wb
Dear my sister, Hari ini 13 Mei 2004 pukul 10.30 wib, in my room.
Adikku, tiada kata-kata yang bisa Mbak berikan dihari ini dan tiada kado yang bisa sampai ke tanganmu hari ini. Tapi, mungkin sedikit tulisan yang bisa sampai kepadamu.

Hari lahir bukanlah sesuatu yang harus diingat dengan gembira. Hari lahir bukalah sesuatu yang harus dirayakan dengan pesta pora. Hari Lahir merupakan satu peringatan dari Alloh (Pencipta Kita) sudah berapa tahun kita diberikan kebebasan di dunia. Adikku, semoga Alloh selalu memberikan Rahmat dan BerkahNya kepadamu. Senantiasa berdoa agar senantiasa mendapat perhatian dan cinta dariNya. Kedewasaan bukanlah dapat dilihat dari banyaknya usia. Kedewasaan bukanlah dilihat dari pintarnya berbicara. Kedewasaan adalah sikap dimana kita bisa menyelesaikan masalah dengan bijaksana, menghayati hidup dengan seksama dan senantiasa mengambil pelajaran dari sebuah peristiwa. Jadilah dirimu sendiri, dan senantiasa tingkatkan kualitas diri. Jadikanlah Alloh sebagai penolong.

Dari Mbak Yuliza.
Wassalamu’alaikum wr.wb.

Demikian isi suratnya yang lembut dan penuh kebijaksanaan. Tiada kata-kata lembut yang mampu menyentuh sanubariku selain kata-katanya. Hari ini, saat hidup di Jakarta terasa hambar kujalani, membaca suratnya seperti menemukan oase di tengah gurun nan tandus. 

Jakarta, 08 Januari 2011

Wijatnika Ika

No comments:

Post a Comment

PART OF

# # # # #

Instagram